Layaknya pasar yang menjual kebutuhan konsumen dengan harga terjangkau, Pasar Literasi hadir menyediakan berbagai genre buku untuk semua umur dengan harga yang ramah di kantong.
Bermula dari dampak pandemi COVID-19, sebuah perusahaan distribusi buku menciptakan inovasi berupa bazar buku. Penurunan daya beli saat pandemi menyebabkan toko-toko buku mengalami kemerosotan penjualan. Kondisi inilah yang memicu lahirnya Pasar Literasi yang terus eksis hingga saat ini.
Agil, selaku Marketing Event Pasar Literasi, menyebutkan bahwa pada awalnya mereka hanya membuka bazar di beberapa titik terdekat dari kantor.
"Sebenarnya mencari titik-titik terdekat dulu dari kantor kami, kebetulan kantor kami itu ada di Jakarta, di Pancoran" ujarnya saat dihubungi detikJabar, Selasa (10/2/2026).
Melihat potensi di titik-titik tertentu, Pasar Literasi menjalin kerja sama dengan pihak mal yang menjadi pusat aktivitas masyarakat. Mereka kemudian mengekspansi jangkauan ke luar Jakarta, termasuk Kota Bandung yang saat ini tengah menggelar Pasar Literasi.
Hingga saat ini, perhelatan Pasar Literasi telah berkembang pesat. "Kita mulai di tahun 2022, setelah covid, untuk daerah pastinya di Jabodetabek, Bandung, Garut, Sukabumi, Cianjur, Cikarang, Serang, Cirebon, Yogyakarta, Malang, Tegal, Pekalongan, Semarang, Tangerang, Sumedang, Gresik, Solo, Madiun, Ponorogo, Kediri, Surabaya, Purwokerto," ujar Agil.
Simak Video "Video: WN China Diserang Gerombolan Bermotor Pengguna Narkoba di Bandung"
(mso/mso)