Kabupaten Pangandaran

Nestapa Pedagang Pasar Pananjung: Bertahan di Tengah Bangunan Lapuk

Aldi Nur Fadillah - detikJabar
Senin, 19 Jan 2026 20:00 WIB
Kondisi Pasar Pananjung Pangandaran (Foto: Aldi Nur Fadillah/detikJabar).
Pangandaran -

Di balik gemerlap Pasar Pananjung Pangandaran, seorang pedagang sibuk membolak-balik dagangannya. Subandi (55), penjual sayur, telah berjualan di pasar tersebut sejak era 2000-an.

Tak ada lampu yang menerangi dagangan Subandi. Akses jalan di depannya becek dan masih beralaskan tanah. Meski begitu, beberapa pelanggan setia tetap datang membeli.

Pemandangan ruko yang tutup, bangunan roboh, jalan becek, dan tumpukan sampah menjadi pemandangan sehari-hari yang memprihatinkan. Padahal, Pasar Pananjung merupakan pusat ekonomi bagi pelaku UMKM di Pangandaran.

Akses masuk pasar pun semrawut. Pembeli dapat mengendarai sepeda motor hingga ke dalam area lapak, meski tidak menjangkau seluruh pedagang. Jarak antara pedagang dan kendaraan sangat sempit, hanya berkisar satu meter. Hilir mudik kendaraan ini pun menambah polusi udara di dalam pasar.

Kondisi Pasar Pananjung Pangandaran (Foto: Aldi Nur Fadillah/detikJabar).

Kondisi ini membuat pembeli yang berjalan kaki harus ekstra waspada. Sementara itu, banyak ruko yang lokasinya jauh dari jalur utama terpaksa gulung tikar. Bukan hanya sepi, sebagian bangunannya pun sudah roboh dan lapuk.

Nasib pedagang Pasar Pananjung seolah hanya digantung oleh janji revitalisasi. Subandi bercerita bahwa dirinya merasa malu karena tempatnya mencari nafkah selama puluhan tahun tak kunjung diperbaiki.

"Sejak tahun 2000-an saya pertama kali jualan di sini, belum ada perbaikan lagi," ucap Subandi kepada detikJabar, Senin (19/1/2026).

Menurutnya, pedagang hanya ingin berjualan dengan nyaman agar bisa memberikan pelayanan terbaik. "Ramainya wisatawan ke Pantai Pangandaran seharusnya berdampak pada peningkatan penjualan di pasar. Di sana ramai, ke sini pengunjung pastinya terdampak (sepi)," katanya.

Simak Video "Video: Gak Pusing Plastik Mahal! UMKM Lumajang Balik ke Daun Pisang"


(mso/mso)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork