Kapal Bom Jesus: Kapsul Waktu Perdagangan Abad ke-16 di Gurun Namibia

Rachmatunnisa - detikJabar
Sabtu, 17 Jan 2026 12:00 WIB
Kapal berisi harta karun (Foto: Dieter Noli).
Jakarta -

Penambang berlian di wilayah terpencil Sperrgebiet, Namibia, menemukan bangkai kapal Portugis berusia sekitar 500 tahun saat menggali pasir gurun. Kapal tersebut ditemukan memuat emas, gading, dan tembaga, alih-alih batu mulia yang menjadi target penggalian awal.

Kapal tersebut diidentifikasi sebagai Bom Jesus, sebuah kapal dagang abad ke-16 yang dinyatakan hilang pada 1533 dalam pelayaran menuju India. Lokasi penemuan berada di area konsesi tambang dengan pengamanan ketat di dekat Oranjemund. Sejak ditemukan pada 2008, situs ini menarik perhatian luas dari arkeolog kelautan, sejarawan, hingga ilmuwan iklim.

Kondisi bangkai kapal terjaga dengan baik karena tertimbun pasir kering Gurun Namib. Bom Jesus mengangkut lebih dari 2.000 koin emas, sekitar 22 ton batangan tembaga, serta puluhan gading Afrika Barat. Susunan kargo yang hampir utuh ini merepresentasikan jaringan perdagangan global awal yang menghubungkan benua Eropa, Afrika, dan Asia.

Kapal tersebut diduga terseret badai besar di sekitar Tanjung Harapan hingga keluar jalur dan akhirnya kandas. Selama berabad-abad, kapal ini tertimbun pasir sehingga terlindungi dari kerusakan akibat air laut, organisme perusak, maupun perubahan lingkungan.

Simak Video "Video: Wujud Bangkai Kapal di Barcelona yang Tenggelam 500 Tahun Lalu"


(mso/mso)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork