Pemandangan mendebarkan terlihat di perbatasan Desa Karangpapak dan Desa Cikelat, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Rabu (14/1/2026). Puluhan siswa sekolah dasar dan menengah pertama terpaksa 'menantang maut' demi menuntut ilmu dengan melintasi jembatan gantung yang kondisinya rusak berat dan miring drastis.
Jembatan yang membentang di atas sungai berbatu tersebut sudah tidak layak dilintasi. Salah satu sisi fondasi jembatan telah runtuh total, menyebabkan struktur utama kehilangan tumpuan. Akibatnya, lantai kayu jembatan miring curam ke sisi kanan. Meski sangat berbahaya, jembatan ini tetap menjadi nadi utama akses warga dan pelajar yang setiap hari harus meniti kabel baja dengan penuh risiko.
Dalam video viral yang beredar, terlihat sekelompok pelajar berseragam hijau-putih berjalan perlahan sambil berpegangan erat pada kabel baja yang sudah kendur. Langkah mereka diiringi teriakan cemas warga yang memantau dari pinggir sungai.
"Awas, hati-hati! Jangan lari, pelan-pelan saja!" teriak seorang warga memperingatkan anak-anak tersebut. Suara gemuruh air sungai di bawah jembatan kian menambah mencekam suasana penyeberangan itu.
Simak Video "Video Pengendara Nekat Lintasi Jembatan Ambles di Blitar"
(sya/mso)