Malam di Kampung Satong Pangestu, Desa Titisan, Kecamatan Sukalarang, Kabupaten Sukabumi, berubah mencekam. Api tiba-tiba membesar dari sebuah ruko grosir dan sembako, Kamis (1/1) malam.
Kepulan asap tebal membubung, disusul kobaran api yang cepat merambat ke sejumlah ruangan di bangunan tiga lantai itu. Beberapa warga juga turut menyaksikan peristiwa kebakaran tersebut.
Laporan kebakaran diterima petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Sukabumi sekitar pukul 19.58 WIB. Tak lama berselang, sirene mobil damkar memecah suasana malam. Unit dari Posko VII Sukaraja langsung meluncur menuju lokasi.
"Begitu laporan masuk, kami langsung bergerak. Unit pertama berangkat pukul 20.01 WIB dan tiba di lokasi sekitar 20.15 WIB. Api sudah cukup besar," ujar Danton Posko VII Sukaraja, Ade Feri, saat dikonfirmasi detikJabar, Jumat (2/1/2026).
Api diketahui berasal dari korsleting listrik pada terminal. Ruko berukuran 8x6 meter itu dipenuhi barang dagangan sembako, membuat kobaran api cepat membesar dan sulit dikendalikan. Petugas harus berjibaku di tengah keterbatasan sumber air yang jaraknya cukup jauh dari lokasi kejadian.
Proses pemadaman pun berlangsung panjang. Sejumlah unit bantuan dikerahkan, mulai dari Posko VI Cisaat, GSI II Cimangkok, hingga Damkar Kota Sukabumi. Selang demi selang ditarik, air disemprotkan tanpa henti untuk menahan api agar tak merambat ke bangunan sekitar.
"Pemadaman selesai sekitar pukul 01.40 WIB. Total penanganan hampir 6 jam. Hambatan utama kami adalah sumber air yang cukup jauh," kata Ade.
Meski api menghanguskan sebagian besar bangunan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Penghuni ruko berhasil menyelamatkan diri. Sebagian peralatan rumah tangga dan barang dagangan masih bisa diselamatkan dari amukan si jago merah.
Akibat kebakaran itu, kerugian ditaksir mencapai Rp900 juta. Sekitar 60 persen bangunan ruko dilaporkan terbakar, sementara 40 persen lainnya berhasil diselamatkan oleh petugas.
Simak Video "Video: Momen Evakuasi Korban Kebakaran Panti Jompo di Manado"
(dir/dir)