Situs bersejarah di Kota Medan Tjong A Fie Mansion terendam banjir untuk pertama kalinya dalam 135 tahun. Hal itu diungkapkan cicit dari Tjong A Fie, Anggiea Prawira Tjong dari akunnya @anggietjong.
"Untuk pertama kalinya dalam 135 tahun, Rumah Tjong A Fie, yang kini menjadi museum yang melestarikan warisan multikultural Medan telah terendam banjir," tulis Anggiea dalam video Instagram @anggieatjong, dikutip Minggu (30/11/2025).
Ia mengatakan keluarganya sudah mencurahkan hati untuk merestorasi museum tersebut. Namun, Tjong A Fie Mansion kini menjadi pengingat bahwa kota dan pulau sedang menderita. Banyak daerah di Medan hancur.
Pantauan detikProperti dari unggahan video, air menggenangi pekarangan rumah. Jalanan di depan gerbang rumah juga tergenang banjir.
Di dalam bangunan, air menyerbu masuk melewati bawah pintu. Tegel lantai bermotif itu tertutup air keruh. Berbagai furnitur kayu hingga guci keramik pun terkena basahnya banjir.
Untuk diketahui, Tjong A Fie Mansion merupakan bangunan bersejarah sekaligus bangunan cagar budaya dan museum. Bangunan ini dulu milik Tjong A Fie, seorang saudagar kaya dari China.
Dilansir dari situs resmi Tjong A Fie Mansion, Tjong A Fie lahir pada 1860 di Distrik Meixian, Guangdong, China. Ia semula berasal dari keluarga yang sederhana.
Pada usia 17 tahun, Tjong A Fie hijrah bersama saudara laki-lakinya ke Labuan Deli di Sumatera. Keduanya membangun bisnis yang sukses di sana.
Salah satu peninggalannya adalah rumah yang dibangun pada 1895. Bangunan dua lantai itu terdiri dari 35 kamar. Luas lahannya mencapai 8.000 meter persegi.
Menariknya, bangunan rumah itu dipengaruhi oleh perpaduan kultur China, Melayu, dan Eropa. Struktur bangunan mengikuti prinsip feng shui.
Kamar-kamar berada di keempat sisi bangunan dan mengelilingi halaman terbuka yang luas di bagian tengah. Bangunan seperti ini melambangkan 'Sumur Surga'.
Saat masuk masuk area rumah, pengunjung disambut dua patung singa samsi terbuat dari granit. Patung tersebut menjaga gerbang utama rumah.
Lantai keramik di ruang utama terbuat dari ubin Venesia. Lalu, lampu-lampu indah di rumah besar ini perpaduan gaya China dan Eropa pada masa itu. Langit-langit pun didekorasi dengan pola-pola yang dilukis tangan serta gambar burung phoenix dan kupu-kupu.
Artikel ini telah tayang di detikproperti
(yum/yum)