5 Rukun Islam Beserta Penjelasan dan Dalilnya

5 Rukun Islam Beserta Penjelasan dan Dalilnya

Anisa Rizki Febriani - detikHikmah
Rabu, 04 Nov 2026 10:15 WIB
Ilustrasi Surat Yasin
Ilustrasi Al Quran. Foto: Ali Burhan/Unsplash
Jakarta -

Rukun Islam terdiri dari lima perkara. Setiap perkaranya mengandung makna mendalam bagi umat Islam.

Diterangkan dalam buku Al-Fiqh 'Ala Al Madzahib Al Arba'ah oleh Syaih Abdurrahman Al Juzairi terjemahan Shofa'u Qolbi Djabir dkk, rukun Islam jadi dasar-dasar agama Islam yang wajib dijalankan setiap muslim. Rukun Islam didasarkan dari hadits shahih Nabi Muhammad SAW.

Jika meninggalkan rukun Islam maka muslim akan diganjar dosa. Sebaliknya, mereka yang melaksanakan rukun Islam akan mendapat pahala dari Allah SWT.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut buku Rukun Islam oleh Slamet Mulyono, rukun Islam berarti pokok-pokok ajaran Islam. Seseorang yang beragama Islam, wajib mengamalkan pokok-pokok ajaran tersebut dan tidak boleh meninggalkannya.

ADVERTISEMENT

Dalil Rukun Islam

Rukun Islam terdiri dari lima perkara. Terkait dalilnya merujuk pada hadits dari Bukhari dan Muslim. Nabi Muhammad SAW bersabda,

عن أبي عبد الرحمن عبد الله بن عمر بن الخطاب رضي الله عنهما قال : سمعت النبي صلَّى الله عليه وسلَّم يقول : بُنِيَ الْإِسْلَامُ عَلَى خَمْسٍ : شَهَادَةِ أَنْ لَا إِلهَ إِلَّا اللهُ وَ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللهِ ، وَ إِقَامِ الصَّلَاةِ ، وَ إِيْتَاءِ الزَّكَاةِ ، وَ حَجِّ الْبَيْتِ ، وَ صَوْمِ رَمَضَانَ .رواه البخاري و مسلم .

Artinya: "Islam dibangun di atas lima: persaksian bahwa tidak ada Tuhan yang berhak disembah dengan benar kecuali Allah, dan Muhammad adalah utusan Allah, mendirikan salat, menunaikan zakat, naik haji, dan puasa Ramadhan." (HR Bukhari dan Muslim)

Rukun Islam dan Maknanya

Berikut rukun Islam disertai maknanya yang dinukil dari buku Cendekia Kementerian Agama (Kemenag).

1. Mengucap Dua Kalimat Syahadat

Syahadat jadi kesaksian dan pengakuan yang berisi kalimat tauhid. Dengan mengucapkan syahadat, maka muslim memberi kesaksian secara lisan dan meyakini dari hati tiada Tuhan selain Allah SWT dan Nabi Muhammad SAW merupakan utusan-Nya.

2. Sholat

Sholat jadi tiang agama sekaligus rukun Islam yang kedua. Kewajiban sholat lima waktu disebutkan dalam surah An Nisa ayat 103,

فَإِذَا قَضَيْتُمُ ٱلصَّلَوٰةَ فَٱذْكُرُوا۟ ٱللَّهَ قِيَٰمًا وَقُعُودًا وَعَلَىٰ جُنُوبِكُمْ ۚ فَإِذَا ٱطْمَأْنَنتُمْ فَأَقِيمُوا۟ ٱلصَّلَوٰةَ ۚ إِنَّ ٱلصَّلَوٰةَ كَانَتْ عَلَى ٱلْمُؤْمِنِينَ كِتَٰبًا مَّوْقُوتًا

Artinya: "Maka apabila kamu telah menyelesaikan shalat(mu), ingatlah Allah di waktu berdiri, di waktu duduk dan di waktu berbaring. Kemudian apabila kamu telah merasa aman, maka dirikanlah shalat itu (sebagaimana biasa). Sesungguhnya shalat itu adalah fardhu yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman,"

3. Puasa Ramadan

Puasa Ramadan jadi rukun Islam ketiga. Wajib hukumnya bagi muslim berpuasa sebulan penuh pada bulan Ramadan.

Dalil terkaitnya tertuang dalam surah Al Baqarah ayat 183,

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ كُتِبَ عَلَيْكُمُ ٱلصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى ٱلَّذِينَ مِن قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

Artinya: "Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa."

4. Zakat

Zakat jadi rukun Islam keempat. Makna zakat sendiri adalah harta yang wajib dikeluarkan oleh muzakki (wajib zakat) untuk diberikan kepada mustahik (orang yang berhak menerimanya).

Zakat hukumnya wajib bagi yang mampu melaksanakannya sebagaimana firman Allah dalam surah Al Baqarah ayat 43.

وَأَقِيمُوا۟ ٱلصَّلَوٰةَ وَءَاتُوا۟ ٱلزَّكَوٰةَ وَٱرْكَعُوا۟ مَعَ ٱلرَّٰكِعِينَ

Artinya: "Dan dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat dan ruku'lah beserta orang-orang yang ruku."

5. Naik Haji

Rukun Islam kelima adalah naik haji. Perlu dipahami, ibadah ini dikhususkan bagi muslim yang mampu. Allah SWT berfirman dalam surah Ali Imran ayat 97,

فِيْهِ اٰيٰتٌۢ بَيِّنٰتٌ مَّقَامُ اِبْرٰهِيْمَ ەۚ وَمَنْ دَخَلَهٗ كَانَ اٰمِنًا ۗ وَلِلّٰهِ عَلَى النَّاسِ حِجُّ الْبَيْتِ مَنِ اسْتَطَاعَ اِلَيْهِ سَبِيْلًا ۗ وَمَنْ كَفَرَ فَاِنَّ اللّٰهَ غَنِيٌّ عَنِ الْعٰلَمِيْنَ ۝٩٧

Artinya: "Di dalamnya terdapat tanda-tanda yang jelas, (di antaranya) Maqam Ibrahim. Siapa yang memasukinya (Baitullah), maka amanlah dia. (Di antara) kewajiban manusia terhadap Allah adalah melaksanakan ibadah haji ke Baitullah, (yaitu bagi) orang yang mampu mengadakan perjalanan ke sana. Siapa yang mengingkari (kewajiban haji), maka sesungguhnya Allah Mahakaya (tidak memerlukan sesuatu pun) dari seluruh alam."



(aeb/lus)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads