Keutamaan Membaca At Taubah 128-129 Menurut Islam

Keutamaan Membaca At Taubah 128-129 Menurut Islam

Lathifah Nur Awwaliyyah - detikHikmah
Minggu, 11 Okt 2026 09:00 WIB
Ilustrasi mengaji ayat Alquran. Al-quran.
Ilustrasi Al-qur'an. Foto: Freepik
Jakarta -

Dua ayat penutup Surah At Taubah, yakni ayat 128-129, memiliki keistimewaan jika dijadikan sebagai amalan harian kaum muslim. Rangkaian ayat ini menjelaskan keagungan serta rasa kasih sayang dan kepedulian Rasulullah SAW kepada umatnya. Ayat ini juga menunjukkan kepasrahan seorang hamba yang menggantungkan Allah SWT sebagai sandaran hidup.

Kedua ayat istimewa ini mengandung banyak makna yang mendalam sehingga dijadikan salah satu bacaan wirid harian. Para ulama menganjurkan membaca kedua ayat ini karena menyimpan berbagai fadilah luar biasa. Lantas, apa saja keutamaan membaca At Taubah 128-129 menurut Islam?

Bacaan Surah At Taubah 128-129

Berikut adalah bacaan Surah At Taubah ayat 128-129:

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

لَقَدْ جَاۤءَكُمْ رَسُوْلٌ مِّنْ اَنْفُسِكُمْ عَزِيْزٌ عَلَيْهِ مَا عَنِتُّمْ حَرِيْصٌ عَلَيْكُمْ بِالْمُؤْمِنِيْنَ رَءُوْفٌ رَّحِيْمٌ . فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُلْ حَسْبِيَ اللّٰهُ لَآ اِلٰهَ اِلَّا هُوَ ۗ عَلَيْهِ تَوَكَّلْتُ وَهُوَ رَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيْمِ

Laqad ja'akum rasulum min anfusikum 'azizun 'alaihi ma 'anittum harishun 'alaikum bilmu'minina ra'ufurrahim. Fa in tawallau faqul hasbiyallahu la ilaha illahu, 'alaihi tawakkaltu wa huwa rabbul 'arsyil 'azhim.

ADVERTISEMENT

Artinya: "Sungguh, benar-benar telah datang kepadamu seorang rasul dari kaummu sendiri. Berat terasa olehnya penderitaan yang kamu alami, sangat menginginkan (keimanan dan keselamatan) bagimu, dan (bersikap) penyantun dan penyayang terhadap orang-orang mukmin. Jika mereka berpaling (dari keimanan), katakanlah (Nabi Muhammad), "Cukuplah Allah bagiku. Tidak ada tuhan selain Dia. Hanya kepada-Nya aku bertawakal dan Dia adalah Tuhan pemilik 'Arasy (singgasana) yang agung."

Keutamaan Membaca At Taubah 128-129

Keutamaan membaca kedua ayat tersebut antara lain:

Rezeki Dilapangkan dan Dijauhkan dari Kesusahan

Mengutip buku Panduan Ibadah Doa dan Zikir Harian Terlengkap karya Ahmad Zacky, amalan membaca ayat 128-129 Surah At Taubah merupakan salah satu ijazah dari KH. Ubaidillah Faqih. Wirid ini sangat dianjurkan untuk dibaca terutama setelah mengerjakan salat Subuh dan Salat Magrib.

Adapun tata caranya, bacalah sebanyak 7 kali sambil memohon umur panjang dan kelimpahan rezeki dari Allah SWT. Huriyah Huwaida dalam buku Penuntun Mengerjakan Shalat Dhuha menjelaskan bahwa membaca bacaan tersebut 7 kali dapat membuka kemudahan rezeki dan kelapangan hidup.

Dijauhkan dari Bahaya dan Kesulitan

Ustad Ahmad Zacky El-Syafa dalam buku Doa-doa Terbaik Sepanjang Masa juga menjelaskan bahwa dengan membaca rutin kedua ayat ini di waktu Subuh dan Maghrib maka akan mendatangkan keberkahan umur

Kedua ayat ini juga bisa diamalkan sebagai bacaan zikir pada waktu pagi dan sore. Barang siapa yang membacanya pada kedua waktu tersebut, maka akan terlindungi dari kesusahan di dunia dan juga di akhirat, menjaga dari segala marabahaya, dan memberikan ketenangan jiwa dalam menghadapi ketetapan takdir.

Meraih Cinta Rasulullah SAW dan Kemuliaan di Hari Kiamat

Keagungan dua ayat ini terpancar indah dalam dimensi mahabbah kepada Nabi SAW. Mengutip buku 125 Kisah Keajaiban Shalawat karya Syekh Yusuf bin Ismail An-Nabhani, al-Hafidz Abu Musa bin Basykuwal dan Abdul Ghani bin Sa'id meriwayatkan sebuah peristiwa penuh hikmah yang dialami ulama terkemuka, Abu Bakar bin Mujahid.

Kala itu, Abu Bakar bin Mujahid menyambut kedatangan seorang sufi bernama Abu Bakar Asy-Syibli dengan penuh takzim, merangkulnya, lalu mencium keningnya di hadapan para muridnya yang terheran-heran.

Ketika ditanya alasannya, Abu Bakar bin Mujahid menjelaskan bahwa sikap hormat itu lahir karena beliau pernah bermimpi melihat Rasulullah SAW memperlakukan Asy-Syibli dengan cara yang sama mulianya.

Dalam mimpi tersebut, Baginda Nabi SAW bersabda bahwa Asy-Syibli memperoleh kedudukan yang agung karena senantiasa merutinkan bacaan surah At-Taubah ayat 128-129 setiap selesai mendirikan salat fardhu, lalu melanjutkannya dengan bersholawat kepada Nabi sebanyak tiga kali.

Adapun bacaan sholawat kepada Nabi SAW yang dibaca oleh Asy-Syibli adalah:

صَلَّى اللهُ عَلَيْكَ يَا سَيِّدَنَا مُحَمَّد

Shallallahu 'alaika ya sayyidana muhammad

Artinya: "Semoga Allah melimpahkan shalawat padamu, wahai tuanku Muhammad."

Pada riwayat jalur Abu Al-Qasim Al-Khaffaf ditambahkan, keteguhan Asy-Syibli menjaga salat lima waktu serta melazimkan wirid ayat ini selama 80 tahun menjadikannya hamba yang sangat dimuliakan Rasulullah SAW dan dipersiapkan sebagai calon penghuni surga.

Wallahu a'lam.



(inf/inf)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads