Isa Al-Masih Putra Muhammadiyah mendadak jadi sorotan usai pidatonya di momen wisuda Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) viral di media sosial. Banyak yang penasaran asal usul namanya tersebut. Begini ceritanya.
Ayah Isa Al-Masih Putra Muhammadiyah, Fatah Al Basid, membeberkan asal muasal nama anaknya tersebut. Ia sengaja menyematkan nama nabi ke-24 itu untuk putranya karena terbilang langka dilakukan oleh orang tua Muslim.
"Saya yang memberi nama Isa Al-Masih. Nama nabi yang sebenarnya jarang atau tidak pernah dijadikan nama anak oleh umat Muslim," ungkap Fatah dikutip dari detikJatim.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Keputusan memberikan nama tersebut rupanya sempat memicu kesalahpahaman. Fatah bercerita, saat Isa masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD) dan harus dirujuk ke rumah sakit untuk opname, banyak orang mengira anaknya adalah seorang nonmuslim.
Guna menghindari salah kaprah berkepanjangan dan menegaskan identitas keislaman sang anak, Fatah lantas berinisiatif menambahkan frasa 'Putra Muhammadiyah' di belakang nama Isa Al-Masih.
"Jadi namanya sering dikira orang nonmuslim. Makanya di belakang saya tambahkan 'Putra Muhammadiyah' jadi jelas," pungkas Fatah.
Sebelumnya, Isa pernah mencuri perhatian publik saat momen Idul Fitri 2026. Ia viral usai bertindak sebagai khatib Salat Id di Nganjuk, Jawa Timur.
Seperti diketahui, Isa Al-Masih Putra Muhammadiyah baru saja lulus menjadi sarjana dengan gelar S.Pd. Ia adalah wisudawan dari Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam UMM.
Saat pidato dihadapan para rektor, pria yang akrab disapa Isa ini berseloroh bahwa keberadaan namanya menambah deretan alumnus beridentitas unik yang dilahirkan dari 'Kampus Putih' UMM. Sebelumnya, UMM juga pernah meluluskan mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) bernama Imam Mahdi.
