Ustaz Abi Azkakia mengingatkan umat Islam untuk tidak menyia-nyiakan momentum bulan suci Ramadan. Menurutnya, Ramadan adalah waktu di mana pintu rahmat, ampunan, hingga pembebasan dari api neraka dibuka lebar oleh Allah SWT bagi mereka yang bersungguh-sungguh taat.
Dalam kajian Roblox yang digelar di detikcom bersama dengan Tring! Pegadaian, Jumat (27/2/2026), Ustaz Abi menjelaskan pembagian fase kemuliaan dalam 30 hari Ramadan. Sepuluh hari pertama adalah turunnya rahmat, sepuluh hari kedua merupakan fase ampunan, dan sepuluh hari terakhir adalah waktu pembebasan dari api neraka.
"Maka kata Nabi, merugilah bagi mereka yang ketika bulan Ramadan terlewat, mereka tidak mendapatkan ampunan dari Allah SWT. Itu merugi sekali," ujar Ustaz Abi Azkakia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia menekankan bahwa di bulan ini, seluruh pahala dilipatgandakan tanpa kecuali. Mulai dari puasa, zakat, sedekah, zikir, hingga bacaan Al-Qur'an.
Ustaz yang populer melalui kajian di platform Roblox ini memberikan perumpamaan menarik tentang bagaimana seharusnya seorang Muslim memandang dunia dan akhirat. Ia mengibaratkan dunia sebagai rumput dan akhirat sebagai padi.
"Dunia ini bagaikan rumput, sedangkan akhirat bagaikan padi. Ketika kita menanam padi, maka rumput pun akan mengikut. Begitu juga saat kita mengejar akhirat, maka dunia akan mengikut. Tapi sebaliknya, ketika kita mengejar dunia, akhirat belum tentu ikut," jelasnya.
Lebih lanjut, ia menganalogikan akhirat seperti matahari dan dunia sebagai bayangan. Saat kita berlari ke arah matahari, bayangan akan selalu mengikuti. Namun, jika kita justru berbalik mengejar bayangan, maka bayangan itu akan terus menjauh.
Ustaz Abi mengajak jamaah untuk memanfaatkan sisa waktu Ramadan dengan memperbaiki kualitas ibadah. Jika tahun-tahun sebelumnya salat masih sering terlewat, tahun ini harus diusahakan penuh. Begitu juga dalam urusan berbagi.
"Yang dulu sedekah masih sayang banget, Rp 2.000 atau Rp 3.000, nah sekarang kalau ada Rp 10.000 masukkan tanpa rasa sayang, dengan rasa ikhlas. Tapi kalau nggak ada lebih baik masukkan Rp 1.000 tapi ikhlas daripada Rp 100.000 tapi tidak ikhlas," tuturnya.
Ia mengingatkan bahwa sedekah tidak akan mengurangi harta, justru bisa menjadi 'asbab' atau jalan datangnya rezeki yang tak terduga. Namun, ia juga mengingatkan bahwa dunia tetap harus dikejar secara seimbang sebagai bekal di akhirat.
(hnh/lus)












































Komentar Terbanyak
Dubes Saudi: Serangan Iran ke Negara Teluk Berdampak pada Solidaritas Umat Islam
Mengenang Thessaloniki, Kota Muslim di Yunani yang Hilang
Kisah Wanita Pemberani 'Sang Perisai Rasulullah' di Perang Uhud