Dalam ajaran Islam, musibah tidak hanya dipandang sebagai ujian atau cobaan hidup, tetapi juga pengingat untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Hal ini karena musibah datangnya mutlak atas kuasa dan kehendak Allah SWT.
Oleh karena itu, umat Islam dianjurkan untuk senantiasa berdoa, tidak hanya saat menghadapi cobaan pada diri sendiri, tetapi juga ketika melihat orang lain tertimpa musibah.
Baca juga: Doa Mohon Perlindungan dari Bencana |
Berikut adalah doa yang dipanjatkan untuk orang yang tertimpa musibah sesuai tuntunan Rasulullah SAW.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Doa Melihat Orang yang Tertimpa Musibah
Terdapat anjuran berdoa ketika melihat orang yang sedang tertimpa musibah. Menukil kitab al-Adzkar Imam an-Nawawi yang diterjemahkan Ulin Nuha, anjuran ini bersandar pada hadits dalam kitab at-Tirmidzi, dari Umar bin Khattab RA, bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Barang siapa melihat orang yang tertimpa musibah, maka membaca:
الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي عَافَانِي مِمَّا ابْتَلَاكَ بِهِ، وَفَضَّلَنِي عَلَى كَثِيرٍ مِمَّنْ خَلَقَ تفضيلاً
Arab-latin: Alhamdulillahil ladzii 'aafaanii mimmaa ibtalaaka bih wa faddala-nii 'alaa katsiirin mimman khalaqa tafdliilaa.
Artinya: "Segala puji bagi Allah, yang menyelamatkan aku dari musibah yang menimpamu, dan melebihkan kepadaku atas kebanyakan makhluk dengan keutamaan."
Maka musibah tersebut tidak akan menimpanya selamanya, selama dia masih hidup." (HR Tirmidzi)
Ucapan Orang yang Tertimpa Musibah
Sementara itu, orang yang tertimpa musibah dianjurkan untuk mengucapkan kalimat istirja. Berikut bacaan lengkapnya dalam tulisan Arab, latin, dan terjemahan bahasa Indonesia.
إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّ
Arab-latin: Innâ lillâhi wa innâ ilaihi râji'un
Artinya: "Sungguh kita milik Allah dan sungguh kita kembali kepada-Nya."
Mengutip buku Fiqih Doa dan Dzikir Jilid 2 karya Syaikh Abdurrazaq bin Abdul Muhsin Al Badr, Allah SWT menjadikan kalimat istirja sebagai tempat bernaung dan berlindung bagi orang yang terkena musibah dan benteng bagi yang tertimpa ujian.
Apabila orang terkena musibah bernaung kepada kalimat yang merangkum makna-makna kebaikan dan keberkahan ini, niscaya hatinya menjadi tenang, jiwanya menjadi tenteram, perasaannya menjadi nyaman, dan Allah SWT menggantikan musibahnya dengan kebaikan.
Dari Ummu Salamah, ia mendengar Rasulullah SAW bersabda:
مَا مِنْ عَبْدٍ تُصِيبُهُ مُصِيبَةٌ فَيَقُولُ : وَإِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ اللَّهُمَّ أَجُرْنِي فِي مُصِيبَتِي وَأَخْلِفْ لِي خَيْرًا مِنْهَا، إِلَّا أَجَرَهُ اللَّهُ فِي مُصِيبَتِهِ وَأَخْلَفَ لَهُ خَيْرًا مِنْهَا
Artinya: "Tidaklah seorang hamba ditimpa suatu musibah lalu mengucapkan, 'Sungguh kita milik Allah dan sungguh kita akan kembali kepada-Nya, Ya Allah, berilah ganjaran untukku pada musibahku, dan gantikan untukku sesuatu yang lebih baik darinya,' melainkan Allah memberinya pahala pada musibahnya dan menggantikan untuknya sesuatu yang lebih baik darinya." (HR Muslim)
Kumpulan Doa Ketika Tertimpa Musibah
Berikut adalah doa-doa yang dapat dipanjatkan ketika tertimpa musibah, dihimpun dari buku Kumpulan Doa Makbul: Berdoa Sesuai Al-Qur'an & Assunnah susunan Neni Nueraeni.
Doa Menghadapi Musibah
إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُوْنَ اللَّهُمَّ أَجِرْنِي فِي مُصِيبَتِي وَاخْلُفْ لِي خَيْرًا مِنْهَا
Arab-latin: Innâ lillâhi wa innâ ilaihi râji'un. Allâhumma ajirnî fî mushîbatî wa akhlif lî khairan minhâ.
Artinya: "Sesungguhnya kami milik Allah, dan sesungguhnya kami kembali kepada-Nya. Ya Allah, berilah aku pahala dalam musibahku ini dan berilah pengganti yang lebih baik." (HR Muslim)
Doa Mohon Diberi Kemudahan
اللَّهُمَّ لَا سَهْلَ الَّا مَا جَعَلْتَهُ سَهْلًا وَأَنْتَ تَجْعَلُ الْحَزْنَ إِذَا شِئْتَ سَهْلاً
Arab-latin: Allâhumma lâ sahla illâ mâ ja'altahu sahlâ, wa anta taj'alul-hazna idzâ syi'ta sahlâ.
Artinya: "Ya Allah, tiada kemudahan kecuali Engkau menjadikannya mudah, dan Engkau (kuasa) menjadikan yang sulit menjadi mudah jika Engkau kehendaki." (HR Ibnu Hibban)
Doa Saat Sedih dan Gelisah
اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْهَمِّ وَالْحَزْنِ وَاعُوْذُ بِكَ مِنَ الْعَجْزِ وَالْكَسَلِ وَأَعُوْذُ بِكَ مِنَ الْجُبْنِ وَالْبُخْلِ وَاعُوْذُ بِكَ مِنْ غَلَبَتِ الدَّيْنِ وَقَهْرِ الرِّجَالِ
Arab-latin: Allâhumma innî a'ûdzu bika minal hammi wal hazan. Wa a'ûdzu bika minal 'ajzi wal kasal. Wa a'ûdzu bika minal jubni wal bukhl. Wa a'ûdzu bika min ghalabatid daini wa qahrir rijâl
Artinya: "Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari rasa gelisah dan sedih, dari kelemahan dan kemalasan, dari sifat pengecut dan bakhil, dari lilitan hutang, dan kesewenang-wenangan orang lain." (HR Abu Dawud)
(kri/kri)
