5 Hadits tentang Sholat Jenazah, Ini Penjelasannya

5 Hadits tentang Sholat Jenazah, Ini Penjelasannya

Anisa Rizki Febriani - detikHikmah
Minggu, 10 Des 2023 13:00 WIB
5 Hadits tentang Sholat Jenazah, Ini Penjelasannya
Ilustrasi sholat jenazah (Foto: Getty Images/iStockphoto/OzanSatioglu)
Jakarta -

Sholat jenazah dikerjakan sebagai bentuk doa bagi orang yang sudah meninggal. Menurut ijma' ulama, hukum pengerjaannya ialah fardhu kifayah.

Menukil buku Terjemah Fiqhul Islam wa Adillathuhu Juz 2 oleh Prof Wahbah Az-Zuhaili, maksud dari fardhu kifayah ialah kewajiban mengamalkannya menjadi gugur setelah sebagian muslim mengerjakannya.

Muhamad Bagir melalui buku Fiqih Praktis-nya menyebutkan bahwa sholat jenazah boleh dikerjakan di setiap waktu, meski waktu terlarang sholat sekali pun. Namun, jika tidak ada alasan yang mendesak, maka sepatutnya untuk melaksanakan pada waktu diperbolehkannya sholat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bahkan, dalam sejumlah hadits juga dijelaskan terkait sholat jenazah. Berikut deretan haditsnya,

Hadits tentang Sholat Jenazah

Mengutip buku Fiqih Lengkap Mengurus Jenazah karya M Nashiruddin al-Albani berikut sejumlah hadits yang membahas tentang sholat jenazah,

ADVERTISEMENT

1. Pahala Bagi yang Menyolatkan Jenazah

Ų…ŲŽŲ†Ų’ Ø´ŲŽŲ‡ŲØ¯ŲŽ Ø§Ų„Ų’ØŦŲŽŲ†ŲŽØ§Ø˛ŲŽØŠŲŽ Ø­ŲŽØĒŲŽŲ‘Ų‰ ŲŠŲØĩŲŽŲ„ŲŲ‘Ų‰ŲŽ ØšŲŽŲ„ŲŽŲŠŲ’Ų‡ŲŽØ§ ŲŲŽŲ„ŲŽŲ‡Ų Ų‚ŲŲŠØąŲŽØ§ØˇŲŒ ، ŲˆŲŽŲ…ŲŽŲ†Ų’ Ø´ŲŽŲ‡ŲØ¯ŲŽ Ø­ŲŽØĒŲŽŲ‘Ų‰ ØĒŲØ¯Ų’ŲŲŽŲ†ŲŽ ŲƒŲŽØ§Ų†ŲŽ Ų„ŲŽŲ‡Ų Ų‚ŲŲŠØąŲŽØ§ØˇŲŽØ§Ų†Ų . Ų‚ŲŲŠŲ„ŲŽ ŲˆŲŽŲ…ŲŽØ§ Ø§Ų„Ų’Ų‚ŲŲŠØąŲŽØ§ØˇŲŽØ§Ų†Ų Ų‚ŲŽØ§Ų„ŲŽ ؅ؐØĢŲ’Ų„Ų Ø§Ų„Ų’ØŦŲŽØ¨ŲŽŲ„ŲŽŲŠŲ’Ų†Ų Ø§Ų„Ų’ØšŲŽØ¸ŲŲŠŲ…ŲŽŲŠŲ’Ų†Ų

Artinya: "Barangsiapa yang menyaksikan jenazah sampai ia menyolatkannya, maka baginya satu qiroth. Lalu barangsiapa yang menyaksikan jenazah hingga dimakamkan, maka baginya dua qiroth." Ada yang bertanya, "Apa yang dimaksud dua qiroth?" Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam lantas menjawab, "Dua qiroth itu semisal dua gunung yang besar." (HR Bukhari)

2. Anjuran Salat Jenazah

Ų…ŲŽØ§ ؅ؐ؆ؒ Ų…ŲØŗŲ’Ų„ŲŲ…Ų ŲŠŲŽŲ…ŲŲˆØĒŲ ŲŲŽŲŠŲØĩŲŽŲ„ŲŲ‘Ų‰ ØšŲŽŲ„ŲŽŲŠŲ’Ų‡Ų ØĢŲŽŲ„Ø§ŲŽØĢŲŽØŠŲ ØĩŲŲŲŲˆŲŲ Ų…ŲŲ†ŲŽ Ø§Ų„Ų’Ų…ŲØŗŲ’Ų„ŲŲ…ŲŲŠŲ†ŲŽ ØĨŲŲ„Ø§ŲŽŲ‘ ØŖŲŽŲˆŲ’ØŦŲŽØ¨ŲŽ

Artinya: "Tidaklah seorang muslim mati lalu disholatkan oleh tiga shaf kaum muslimin melainkan doa mereka akan dikabulkan." (HR Tirmidzi dan Abu Daud)

3. Sholat Jenazah Dapat Memberi Syafaat

Ų…ŲŽØ§ ؅ؐ؆ؒ Ų…ŲŽŲŠŲŲ‘ØĒŲ ŲŠŲØĩŲŽŲ„ŲŲ‘Ų‰ ØšŲŽŲ„ŲŽŲŠŲ’Ų‡Ų ØŖŲŲ…ŲŽŲ‘ØŠŲŒ Ų…ŲŲ†ŲŽ Ø§Ų„Ų’Ų…ŲØŗŲ’Ų„ŲŲ…ŲŲŠŲ†ŲŽ ŲŠŲŽØ¨Ų’Ų„ŲØēŲŲˆŲ†ŲŽ Ų…ŲØ§ØĻŲŽØŠŲ‹ ŲƒŲŲ„ŲŲ‘Ų‡ŲŲ…Ų’ ŲŠŲŽØ´Ų’ŲŲŽØšŲŲˆŲ†ŲŽ Ų„ŲŽŲ‡Ų ØĨŲŲ„Ø§ŲŽŲ‘ Ø´ŲŲŲŲ‘ØšŲŲˆØ§ ŲŲŲŠŲ‡Ų

Artinya: "Tidaklah seorang mayit disholatkan (dengan sholat jenazah) oleh sekelompok kaum muslimin yang mencapai 100 orang, lalu semuanya memberi syafa'at (mendoakan kebaikan untuknya), maka syafa'at (doa mereka) akan diperkenankan." (HR Muslim)

4. Pahala Sholat Jenazah Seraya Mengiringinya

ÂĢ Ų…ŲŽŲ†Ų’ ØĩŲŽŲ„ŲŽŲ‘Ų‰ ØšŲŽŲ„ŲŽŲ‰ ØŦŲŽŲ†ŲŽØ§Ø˛ŲŽØŠŲ ŲˆŲŽŲ„ŲŽŲ…Ų’ ŲŠŲŽØĒŲ’Ø¨ŲŽØšŲ’Ų‡ŲŽØ§ ŲŲŽŲ„ŲŽŲ‡Ų Ų‚ŲŲŠØąŲŽØ§ØˇŲŒ ŲŲŽØĨؐ؆ؒ ØĒŲŽØ¨ŲØšŲŽŲ‡ŲŽØ§ ŲŲŽŲ„ŲŽŲ‡Ų Ų‚ŲŲŠØąŲŽØ§ØˇŲŽØ§Ų†Ų Âģ. Ų‚ŲŲŠŲ„ŲŽ ŲˆŲŽŲ…ŲŽØ§ Ø§Ų„Ų’Ų‚ŲŲŠØąŲŽØ§ØˇŲŽØ§Ų†Ų Ų‚ŲŽØ§Ų„ŲŽ ÂĢ ØŖŲŽØĩŲ’ØēŲŽØąŲŲ‡ŲŲ…ŲŽØ§ ؅ؐØĢŲ’Ų„Ų ØŖŲØ­ŲØ¯Ų Âģ.

Artinya: "Barangsiapa sholat jenazah dan tidak ikut mengiringi jenazahnya, maka baginya (pahala) satu qirath. Jika ia sampai mengikuti jenazahnya, maka baginya (pahala) dua qirath." Ada yang bertanya, "Apa yang dimaksud dua qirath?" "Ukuran paling kecil dari dua qirath adalah semisal gunung Uhud," jawab beliau shallallahu 'alaihi wa sallam." (HR Muslim)

5. Sholat Jenazah Memiliki Empat Kali Takbir

ØŖŲŽŲ†Ų‘ŲŽ ØąŲŽØŗŲŲˆŲ„ŲŽ Ø§Ų„Ų„Ų‘ŲŽŲ‡Ų ØĩŲŽŲ„Ų‘ŲŽŲ‰ Ø§Ų„Ų„Ų‡Ų ØšŲŽŲ„ŲŽŲŠŲ’Ų‡Ų ŲˆŲŽØŗŲŽŲ„Ų‘ŲŽŲ…ŲŽ Ų†ŲŽØšŲŽŲ‰ Ų„ŲŲ„Ų†Ų‘ŲŽØ§ØŗŲ Ø§Ų„Ų†Ų‘ŲŽØŦŲŽØ§Ø´ŲŲŠŲŽ ؁ؐ؊ Ø§Ų„Ų’ŲŠŲŽŲˆŲ’Ų…Ų Ø§Ų„Ų‘ŲŽØ°ŲŲŠ Ų…ŲŽØ§ØĒŲŽ ŲŲŲŠŲ‡Ų ŲŲŽØŽŲŽØąŲŽØŦŲŽ Ø¨ŲŲ‡ŲŲ…Ų’ ØĨŲŲ„ŲŽŲ‰ Ø§Ų„Ų’Ų…ŲØĩŲŽŲ„Ų‘ŲŽ ŲˆŲŽŲƒŲŽØ¨Ų‘ŲŽØąŲŽ ØŖŲŽØąŲ’Ø¨ŲŽØšŲŽ ØĒŲŽŲƒŲ’Ø¨ŲŲŠØąŲŽØ§ØĒŲ

Artinya: "Rasulullah SAW mengabarkan kematian Najasyi (gelar bagi raja Habasyah) kepada orang-orang pada hari kematiannya, lalu beliau pergi bersama mereka menuju tempat sholat untuk mensholatkannya, dan beliau bertakbir empat kali." (HR Muslim)




(aeb/lus)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads