SMA Unggul Garuda menjadi salah satu program unggulan yang berada di bawah Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek). Selama dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, sebanyak 4 SMA Unggul Garuda Baru dan 47 SMA Unggul Garuda Transformasi dihadirkan.
SMA Unggul Garuda Baru berlokasi di Belitung Timur Kepulauan Bangka Belitung, Bulungan Kalimantan Utara, Konawe Selatan Sulawesi Tenggara, dan Soe Nusa Tenggara Timur. Sedangkan SMA Unggul Garuda Transformasi tersebar di seluruh wilayah RI.
Wamendiktisaintek Stella Christie menyebut, siswa-siswa yang diterima SMA Unggul Garuda adalah anak-anak terbaik yang pintar. Mereka berasal dari seluruh wilayah RI namun memiliki keterbatasan ekonomi.
"Sisswanya, anak-anak pintar dari seluruh Nusantara, rata-rata desil empat, dan mereka mendapatkan beasiswa penuh 100% untuk bersekolah dan asramanya," katanya dalam postingan Instagram resmi miliknya, Kamis (22/10/2026).
Namun, setelah empat SMA Unggul Garuda Baru selesai dibangun, Stella menyebut akan ada perubahan yang akan terjadi. Apa itu?
Dialihkan ke Badan Pengelola URI
Stella menyatakan operasional pembangunan SMA Unggul Garuda baru akan dialihkan kepada Badan Pengelola Universitas Republik Indonesia (BP URI). URI akan menjadi lembaga satu pintu untuk memberikan pendidikan pada talenta negara.
Ditargetkan akan ada 100 Sekolah Garuda, yang terdiri dari 20 SMA Unggul Garuda Baru dan 80 SMA Unggul Garuda Transformasi. Meski dialihkan, ia memastikan program ini akan terus berlanjut.
"Kalau khawatir, apakah program yang investasinya besar ini akan terus berlanjut? Lanjut!," tegas Stella.
Menurutnya, Sekolah Garuda adalah program yang istimewa lantaran memiliki dana abadi. Dana abadi dalam hal ini bisa diartikan sebagai tabungan khusus untuk menjamin keberlanjutan dan kelangsungan program Sekolah Garuda.
Ia menyatakan saat ini, tabungan dana abadi Sekolah Garuda sudah mencapai RP 6,1 triliun. Tabungan ini ditargetkan terus bertambah mencapai Rp 24,2 triliun pada 2029.
Dana itu kemudian akan dipakai setelah tahun 2029. Dengan begitu, ia optimis program ini akan terus berjalan dan tetap semangat dalam pelaksanaannya.
"Untuk selamanya program Sekolah Garuda bisa lanjut karena punya dana abadi. Kita semua tetap semangat untuk Sekolah Garuda mengudara," ucapnya.
Simak Video "Video: Universitas RI, Gebrakan Baru Prabowo di Bidang Pendidikan"
(det/pal)