Angklung River Camp menjadi salah satu spot favorit bagi mereka yang ingin melepas penat dari hiruk pikuk kota. Bumi perkemahan yang terletak di Desa Akah, Klungkung, Bali, ini menawarkan sensasi bermalam yang syahdu di tepi aliran Tukad Unda.
Tempat kemah ini mulai beroperasi sejak 2024. Meski terbilang baru, perkemahan yang berdiri di atas tanah lapang berumput dan dikelilingi pepohonan rimbun ini langsung menyedot perhatian pecinta aktivitas outdoor.
"Awalnya lokasi kebun dipenuhi pohon pisang. Kemudian, kami sewa untuk dikelola. Saat ini kondisinya selalu ramai kalau sudah masuk akhir pekan," kata pengelola Angklung River Camp, I Nengah Mudiana, saat ditemui detikBali, Minggu (11/10/2026).
Suasana yang asri membuat tempat ini konsisten dipadati pengunjung, terutama saat libur akhir pekan. Tempat ini kerap dijadikan pilihan untuk acara gathering, family camping hingga kampervan. Beberapa figur publik dan kreator konten tanah air bahkan sempat menyambangi tempat ini untuk merasakan syahdunya berkemah di tengah alam Klungkung.
Pengunjung River Camp Klungkung bisa membawa tenda sendiri maupun menyewa di lokasi. Bagi yang membawa tenda, hanya dikenakan tarif kemah Rp 35 ribu/orang saat akhir pekan. Harga hari biasa lebih murah, yakni 25 ribu/orang.
Jika ingin menyewa, pengelola menyediakan tenda berkapasitas empat orang. Harga sewanya sekitar Rp 250 ribu sampai Rp 300 ribu, termasuk matras dan fasilitas penerangan.
River Camp Klungkung juga memiliki fasilitas yang terbilang lengkap, mulai dari colokan listrik di area camping, toilet dan kamar mandi bersih dengan kloset duduk hingga area parkir kendaraan yang memadai.
"Ya, untuk fasilitas kita memang utamakan terutama untuk fasilitas toilet dan mandinya menggunakan shower," jelas Mudiana.
Baca juga: Sensasi Berkemah di Tepi Tukad Unda |
Pengunjung juga bisa menikmati aktivitas khas luar ruangan, seperti menyalakan api unggun, membakar jagung atau barbeku, bersantai bermain air di tepi aliran sungai hingga menggelar sesi yoga di pagi hari.
Angklung River Camp berjarak sekitar 35 kilometer (km) dari Denpasar dan dapat ditempuh dalam waktu kurang lebih 60 menit menggunakan motor maupun mobil. Akses menuju Desa Akah dari pusat Kota Semarapura juga terbilang singkat dan mulus, menjadikannya opsi ideal untuk agenda short getaway akhir pekan.
Simak Video "Video K-Talk: Transformasi Bocah Baby Shark yang Debut Jadi Idol K-Pop"
(hsa/hsa)