Bupati Kotawaringin Timur, Halikinnor, mengatakan proses pemadaman terkendala kondisi lahan gambut yang membutuhkan pasokan air dalam jumlah besar. Di sisi lain, sumber air di lokasi kebakaran sulit didapat, terlebih saat musim kemarau.
"Kendala kita di sini, pertama memang daerah kita kan daerah gambut. Jadi tanah-tanah gambut sehingga pemadaman itu membutuhkan suplai air yang banyak sekali. Sementara kita sumber air ini yang susah. Kita membuat sumur bor, itu juga kondisinya begitu dua kali menyedot, habis. Karena saat itu kemarau. Jadi itu yang sehingga kita mengalami kesulitan," jelas Bupati Kotawaringin Timur, Halikinnor.
(nor/nor)