Jaga Mulutmu, Mbappe!

Yanu Arifin - detikBali
Kamis, 29 Okt 2026 07:23 WIB
Kylian Mbappe. (Foto: REUTERS/Ana Beltran)
Denpasar -

Mulut Kylian Mbappe bikin masalah. Gara-gara menjadikan Mao Zedong sebagai bahan candaan, striker Real Madrid itu kena boikot di China. Dua brand besar bahkan langsung memutus kontrak dengan penyerang Prancis tersebut.

Melansir detikSport, dua brand China, Dongpeng dan Mengniu, memutus kerja sama dengan Mbappe setelah beredar video yang memperlihatkan sang pemain menjadikan Mao Zedong sebagai candaan.

Mbappe kedapatan menyebut Mao Zedong saat ditanya soal meme favoritnya dalam sebuah video tanya jawab singkat. Eks penyerang Paris Saint-Germain itu bahkan mengaku kerap menggunakan meme tersebut sebagai bahan candaan dengan rekan-rekannya.

Mbappe, yang belakangan diledek berlagak bak diktator di Real Madrid, langsung menyebut Mao Zedong.

"Yang itu, yang wajah saya ditempel ke wajah seorang diktator Tiongkok (Mao Zedong)? Itu benar-benar bikin saya tertawa. Saya sering pakai gambar itu sama teman-teman," kata Kylian Mbappe sambil tertawa.

Mao Zedong merupakan tokoh revolusioner dan pendiri negara China. Ia membangun negara China berhaluan komunis seperti yang sekarang dikenal pada 1949, atau setelah era perang saudara Tiongkok.

Di China, mengolok-olok Mao Zedong dianggap merendahkan pendiri bangsa dan banyak orang tak berani melakukannya. Ucapan Mbappe pun berbuntut panjang.

Dua brand besar China langsung mengambil sikap. Dongpeng, brand minuman energi China, memutus kontrak dengan Mbappe.

"Perusahaan kami dengan tegas menentang dan memiliki kebijakan toleransi nol terhadap perilaku apa pun yang menyinggung sentimen nasional," tulis Dongpeng dalam pernyataannya.

Senada dengan Dongpeng, Mengniu juga mengecam Mbappe. Produsen minuman susu itu menilai kata-kata Mbappe melukai perasaan rakyat China.

"Dengan segera perusahaan kami mengakhiri semua kerja sama dengan Kylian Mbappe," kata Mengniu dalam pernyataannya.

"Mengniu dengan tegas menentang dan memiliki kebijakan toleransi nol terhadap kata-kata atau tindakan apa pun yang melukai perasaan rakyat China," tambahnya.

Dua produsen itu sebelumnya memajang wajah Kylian Mbappe selama perhelatan musim panas lalu. Dengan target pasar anak-anak muda, penyerang berusia 27 tahun itu diharapkan bisa mendongkrak penjualan produk mereka.

Simak Video "Video: Real Madrid Susah Payah Taklukkan Getafe"


(dpw/dpw)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork