PSSI Dorong Pembangunan Stadion Standar FIFA di NTT

Ambrosius Ardin - detikBali
Minggu, 30 Nov 2025 07:20 WIB
Sekjen PSSI Yunus Nusi memberikan keterangan pers seusai membuka Kongres Biasa PSSI NTT di Labuan Bajo, Manggarai Barat, Sabtu (29/11/2025) malam. (Foto: Ambrosius Ardin/detikBali)
Manggarai Barat -

Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) mendukung usulan pembangunan stadion berstandar internasional atau standar FIFA di Nusa Tenggara Timur (NTT). PSSI terkesan dengan animo masyarakat NTT menonton pertandingan sepakbola seperti Liga 4 ETMC yang sedang berlangsung di Ende.

"Kami juga tadi malam berdiskusi untuk memberikan dukungan rencana pembangunan stadion di salah satu kabupaten di Nusa Tenggara Timur. Kami serahkan kepada ketua PSSI NTT untuk menentukan stadion mana yang layak direkomendasikan," kata Sekjen PSSI Yunus Nusi di sela-sela Kongres Biasa PSSI NTT di Labuan Bajo, Manggarai Barat, Sabtu (29/11/2025) malam.

Yunus berjanji akan berkomunikasi dengan sejumlah kementerian terkait untuk menindaklanjuti rencana pembangunan stadion bertaraf FIFA di NTT. Ia menilai NTT layak memiliki stadion bertaraf internasional tersebut.

"Kita lihat bersama pertandingan di Nagekeo, Ende (Liga 4) dihadiri ribuan suporter, bahkan melebihi Liga 2 yang klub-klubnya profesional. Itu membuat kami memberikan apresiasi sebesar-besarnya, termasuk melalui dukungan terhadap seluruh program PSSI NTT," lanjut dia.

Terkait lokasi pembangunan stadion tersebut, Yunus menyerahkan keputusannya kepada PSSI NTT. "Kami serahkan kepada Ketua PSSI Provinsi, kira-kira stadion mana yang layak untuk kami bawa rekomendasinya dan kami akomodasi untuk disampaikan ke kementerian," terang Yunus.

PSSI, dia berujar, mengapresiasi digelarnya Liga 4 atau ETMC yang sedang berlangsung di NTT saat ini. Yunus mengaku sempat menonton sejumlah video terkait pertandingan Liga 4 di NTT yang disaksikan oleh ribuan suporter.

"Video-video pertandingan yang dihadiri ribuan penonton di Nagekeo, di Flores, di Kupang itu sangat membanggakan bagi kami, sangat diapresiasi," pungkasnya.



Simak Video "Video: Komodo Keliaran di Area Sekolahan Labuan Bajo"

(iws/iws)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork