detikBali

Tangis Keluarga Pecah Saat Pemakaman Bharatu Valdo

Terpopuler Koleksi Pilihan

Tangis Keluarga Pecah Saat Pemakaman Bharatu Valdo


Yurgo Purab - detikBali

Prosesipemakaman Bharatu Laurentius Valdo Fernandez Lewai di kampung halamannya di San Dominggo, Flores Timur, NTT, Minggu (18/10/2026).(Foto: YurgoPurab/detikBali)
Prosesi pemakaman Bharatu Laurentius Valdo Fernandez Lewai di kampung halamannya di San Dominggo, Flores Timur, NTT, Minggu (18/10/2026). (Foto: Yurgo Purab/detikBali)
Flores Timur -

Tangis keluarga pecah saat upacara pemakaman Bharatu Laurentius Valdo Fernandez Lewai di kampung halamannya di San Dominggo, Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), siang ini. Ratusan orang turut menghadiri prosesi pemakaman tersebut.

Bharatu Valdo merupakan polisi asal Larantuka, Flores Timur, kelahiran 31 Mei 1998. Ia diduga dibunuh oleh juniornya di Mako Polairud Baharkam, Pondok Cabe, Pamulang, Tangerang Selatan (Tangsel).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kapolres Flores Timur, AKBP Gede Putra Yase, mengucapkan duka cita mendalam atas meninggalnya Bharatu Valdo. Gede Putra menyebut Bharatu Valdo sebagai anggota Bhayangkara yang berintegritas dan tulang punggung bagi keluarga.

"Dia pahlawan terbaik untuk keluarga dan institusi Polri. Kami seluruh jajaran akan mengenang almarhum sebagai Bhayangkara yang berani berintegritas dan penuh kasih," ujar Gede Putra di sela-sela menghadiri prosesi pemakaman tersebut.

ADVERTISEMENT

Sebelumnya, Bharada Valdo diduga dibunuh oleh sesama polisi yang merupakan juniornya di Markas Polairud Baharkam Polri, Pondok Cabe, Pamulang, Tangerang Selatan, pada Jumat (16/10). Jenazah Bharada Valdo tiba di Flores Timur menggunakan pesawat Polri Casa P 4101, Sabtu siang.

Pengacara Bharada Valdo, Petrus Bala Pattyona, mengatakan saat ini tim pengacara masih mengumpulkan informasi dan bukti-bukti terkait kasus tersebut. Bala mengungkapkan Dirpoludara Korpolairud Baharkam Polri, Brigjen Dadan, telah berjanji akan mengusut tuntas kasus ini.

"Apa latar belakang kejadian tersebut, motifnya, berapa pelakunya, karena infonya masih simpang siur," kata Bala, Sabtu (17/10).

"Semalam di kamar jenazah RS Polri akan diusut tuntas. Yang jelas satu tersangka yang sudah ditahan unit Jatanras Polda Metro Jaya," imbuhnya.

Tulang Punggung Keluarga

Antonius Fernandez tak kuasa menyembunyikan kesedihannya setelah kehilangan putranya, Bharatu Valdo. Antonius mengenang Bharatu Valdo sebagai sosok yang suka membantu dan mudah bergaul.

"Dia sosok yang suka membantu dan muda bergaul. Dia sudah bertugas enam tahun tujuh bulan di Polairud (Tanggerang Selatan). Dia tulang punggung keluarga," tutur Antonius dengan nada serak dan mata berkaca-kaca di rumah duka, Minggu (18/10/2026).

Valdo merupakan satu-satunya anak laki-laki dari tiga bersaudara. Dia memiliki dua adik perempuan. Kepergian Valdo meninggalkan duka mendalam bagi Antonius.

Antonius berharap proses hukum terhadap kasus yang menewaskan putranya tetap berjalan. Dia menduga kasus itu merupakan pembunuhan berencana. "Ini pembunuhan berencana," pungkasnya.

Kabid Humas Polda NTT Kombes Henry Novika Chandra mengaku masih mengecek informasi terkait kasus dugaan pembunuhan terhadap Bharatu Valdo. Henry menegaskan penanganan kasus tersebut dilakukan di wilayah hukum tempat kejadian perkara apabila pembunuhan terjadi di Baharkam Mabes Polri.

"Karena wilayah hukumnya bukan di sini ya, tetapi coba saya cek masalahnya karena kami belum monitor kasusnya," kata Henry.



(iws/iws)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan









Hide Ads