RTH Selagalas Kumuh dan Sepi Pengunjung, Revitalisasi Butuh Rp 5 Miliar

Nathea Citra - detikBali
Jumat, 18 Sep 2026 18:07 WIB
Kepala DLH Kota Mataram, Nizar Denny Cahyadi. (Foto: Nathea Citra/detikBali)
Mataram -

Kondisi Ruang Terbuka Hijau (RTH) Selagalas, Kota Mataram, memprihatinkan. Terkesan kumuh dan tak terurus, RTH tersebut kini sepi pengunjung.

Untuk menghidupkan kembali kawasan tersebut, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Mataram memproyeksikan kebutuhan anggaran sekitar Rp 5 miliar untuk revitalisasi RTH Selagalas.

"Konsepnya tetap ruang terbuka hijau. Kalaupun memang grand desainnya sudah kita buat tahun ini sudah selesai. Tetapi jika 2027 nanti belum ada anggarannya, maka kita maksimalkan dulu yang ada sekarang," kata Kepala DLH Kota Mataram, Nizar Denny Cahyadi, saat diwawancarai, Jumat (18/9/2026).

Nizar mengatakan DLH akan melakukan sejumlah penataan sebelum revitalisasi dimulai. Salah satunya dengan merapikan pepohonan lebat yang ada di area taman. Setelah itu, pedestrian yang rusak akan dirapikan secara perlahan.

"Kalau taman bermainnya sudah kita rapikan di awal tahun ini," jelasnya.

"Kalau anggaran (untuk revitalisasi) kurang lebih Rp 5 miliar, yang harus disiapkan," sambungnya.

Sejumlah bagian RTH Selagalas nantinya akan ditata DLH Mataram. Penataan meliputi pembenahan fisik taman, jalur lari atau jogging track, hingga penambahan fasilitas olahraga.

Selain kondisi fisik taman, DLH juga menyoroti maraknya lapak pedagang pakaian bekas atau thrifting yang berjualan di area depan RTH hingga bagian dalam taman.

"Itu yang kita rapikan (lapak-lapak), penataan dari PKL-nya, jogging tracknya, kita rapikan (semua)," ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram telah melengkapi sejumlah fasilitas hingga layanan di area RTH Pagutan. Fasilitas tersebut diperuntukkan bagi warga Mataram maupun penyandang disabilitas.

"Hal itu sejalan dengan visi pembangunan berkelanjutan Kota Mataram yang menekankan pentingnya kualitas lingkungan hidup, serta penyediaan ruang interaksi sosial yang sehat dan nyaman," kata Wali Kota Mataram, Mohan Roliskana, sebelumnya.

Tak hanya menambah aksesibilitas disabilitas, Pemkot Mataram juga akan melakukan penambahan sejumlah sarana dan prasarana pendukung yang dirancang untuk memperluas fungsi sosial, ekologis RTH Pagutan hingga rekreasi.

"Seperti tambahan untuk fasilitas olahraga, tempat duduk hingga area bermain anak," ujarnya.



Simak Video "Video: Akui Jakarta Kekurangan RPTRA, Ini Solusi dari Pramono"

(dpw/dpw)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork