Wakil Bupati Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Tarsisius Syukur, membantah adanya tekanan dari petugas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terhadap Camat Lamba Leda Utara, Agustinus Supratman. Tarsisius mengaku telah mengevaluasi bawahannya tersebut.
"Tidak benar apabila petugas BNPB disebut memberikan tekanan kepada Camat Lamba Leda Utara untuk menandatangani berita acara penerimaan bantuan," ujar Tarsisius kepada detikBali, Selasa (25/8/2026).
Tarsisius menyayangkan sikap Agustinus yang menunjukkan emosional dan arogan pada Jumat (21/8), saat petugas BNPB datang ke lokasi untuk memastikan penyaluran bantuan tepat sasaran dan diterima masyarakat.
Menurut Tarsisius, berdasarkan penelusuran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manggarai Timur, tidak ditemukan adanya pemaksaan dari petugas BNPB. Kehadiran petugas BNPB di lapangan, kata Tarsisius, semata-mata untuk memastikan bantuan berupa logistik, tenda, perbekalan, dan kebutuhan lainnya telah sampai ke wilayah terdampak bencana.
Baca juga: Pengungsi di Manggarai Timur Bakar Tenda |
Di sisi lain, bantuan dari pemerintah pusat disalurkan melalui posko utama di daerah yang dikoordinasikan oleh Sekretaris Daerah Manggarai Timur, Winsensius Tala.
Pemkab Manggarai Timur kemudian membentuk tim untuk mendistribusikan bantuan secara bertahap ke 12 kecamatan sesuai kebutuhan masyarakat yang terdampak gempa.
Dalam proses distribusi tersebut, berita acara diperlukan sebagai bagian dari administrasi dan pertanggungjawaban penyaluran bantuan.
"Karena itu penandatanganan berita acara bukan merupakan bentuk tekanan dari BNPB," tegas politikus PKB itu.
Tarsisius juga menyoroti beredarnya video keributan yang dilakukan Agustinus dengan petugas BNPB. Hal itu, menurut Tarsisius, menimbulkan persepsi keliru terhadap petugas BNPB yang tengah menjalankan tugas membantu penanganan bencana.
Selain itu, seluruh pihak seharusnya mengedepankan komunikasi dan koordinasi dalam menghadapi persoalan distribusi bantuan karena pemerintah sedang fokus memastikan kebutuhan masyarakat terdampak terpenuhi.
"Kami akan menindaklanjuti dan mengevaluasi kejadian tersebut, termasuk sikap Camat Lamba Leda Utara," terang Tarsisius.
Ia berharap video yang beredar tidak dimanfaatkan untuk memperkeruh situasi dan mengganggu proses penanganan bencana di Manggarai Timur.
Diberitakan sebelumnya, viral video Camat Lamba Leda Utara, Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Agustinus Supratman, mengamuk kepada seorang pejabat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Agustinus mempersoalkan jumlah bantuan untuk korban gempa yang diterima posko logistik tidak sebanyak yang dilaporkan pejabat tersebut kepada pihak lain.
Agustinus meluapkan amarah hingga menunjuk-nunjuk muka pejabat BNPB yang belum diketahui namanya tersebut. Dia bahkan sempat membanting berkali-kali satu karung beras di hadapan pejabat BNPB tersebut.
Video Agustinus ngamuk kepada pejabat BNPB itu viral di media sosial. Insiden tersebut terjadi di posko utama Kecamatan Lamba Leda Utara, Jumat (21/8/2026). Agustinus membenarkan kejadian tersebut.
"Benar, kejadian di posko utama kecamatan, di tenda logistik," kata Agustinus.
Simak Video "Video Menkeu Purbaya Kunjungi Korban Gempa NTT, Beri 1 Truk Sembako"
(dpw/dpw)