Pencarian empat korban Kapal Motor Penumpang (KMP) Putri Yasmin yang terbakar di perairan Sekotong, Lombok Barat, memasuki hari keenam, Senin (17/8/2026). Hingga kini, belum ada tanda-tanda keempat korban ditemukan.
Kepala Kantor SAR Mataram Muhamad Hariyadi mengatakan pencarian hari keenam difokuskan menggunakan pesawat CASSA NC212-200 milik TNI Angkatan Laut (AL). Pesawat tersebut dikerahkan untuk menyisir wilayah perairan yang lebih luas dari udara.
"Pesawat CASSA U-6215 milik TNI AL ini sebelumnya diberangkatkan dari Bandara Juanda, Surabaya, pada Minggu (16/8) siang, dan sempat melakukan pencarian di perairan selatan dari lokasi kejadian sebelum landing di Bandara Ngurah Rai, Bali," kata Hariyadi.
Hariyadi mengatakan pesawat tersebut kemudian diterbangkan dari Bali menuju wilayah selatan Pulau Jawa untuk melanjutkan pencarian. Penyisiran dilakukan dengan cakupan area sekitar 3.650 nautical mile (NM) persegi. Personel Kantor SAR Surabaya juga turut on board dalam pesawat untuk membantu proses pencarian.
"Pesawat diterbangkan dari Bali pada Senin siang untuk memaksimalkan pencarian di perairan selatan Pulau Jawa dengan cakupan area mencapai sekitar 3.650 NM²," ujarnya.
Selain mengerahkan armada udara, pencarian di permukaan laut dan darat juga dilakukan secara paralel. Tim laut mengerahkan Rigid Inflatable Boat (RIB) 02 Mataram. Sementara itu, tim gabungan di darat melakukan penyisiran di sepanjang garis pantai.
"Untuk lini darat, tim gabungan juga mengintensifkan penyisiran sepanjang garis pantai mulai dari Tanjung Karang ke arah utara, serta aktif menyebarkan informasi kepada warga setempat dan para nelayan yang beraktivitas di pesisir," tambah Hariyadi.
Operasi pencarian dihentikan sementara pada Senin sore. Tim SAR akan kembali melanjutkan pencarian pada Selasa (18/8) pagi dengan fokus menemukan empat korban yang masih hilang.
Sebelumnya, KMP Putri Yasmin terbakar saat melintas di perairan Pantai Sekotong pada Rabu (12/8/2026) dini hari. Sebanyak 212 korban telah dievakuasi ke Pelabuhan Lembar maupun Padangbai, Karangasem, Bali. Dari jumlah tersebut, satu orang dilaporkan tewas.
Empat korban hilang KMP Putri Yasmin:
1. Yasir Arafat (37) - Asal Mataram, NTB
2. Selvina Rambu Mayi (28) - Asal Sumba, NTT
3. I Made Sutarjana (55) - Asal Denpasar, Bali
4. Slamet Yulianto (41) - Asal Denpasar, Bali.
Simak Video "Video: KNKT Ungkap Awal Mula Kebakaran KMP Putri Yasmin"
(hsa/hsa)