Hancur Sejak Gempa Lombok 2018, Gedung SD Ini Tak Kunjung Diperbaiki

Sanusi Ardi W - detikBali
Rabu, 12 Agu 2026 07:00 WIB
Kondisi salah satu gedung SDN 2 Seruni Mumbul, Kecamatan Pringgabaya, Lombok Timur, NTB. Selasa (11/8/2026). (Foto: Sanusi Ardi W/detikBali)
Lombok Timur -

Gedung Sekolah Dasar Negeri (SDN) 2 Seruni Mumbul, Kecamatan Pringgabaya, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), rusak akibat gempa dahsyat pada 2018. Namun, hingga kini bangunan sekolah tersebut tak kunjung diperbaiki.

Supratman Hadi, salah seorang guru SDN 2 Seruni Mumbul, mengungkapkan kondisi gedung sekolah itu sudah memprihatinkan sejak 2015. Ketika gempa mengguncang Lombok pada 2018, bangunan tersebut ambruk saat siswa sedang belajar.

"Sudah rusak pada bagian dinding sejak 2015. Pada saat gempa dulu, atapnya ambruk. Beruntung tidak ada siswa yang kena, siswa kami waktu itu ketakutan," tutur Supratman, Selasa (11/8/2026).

Pantauan detikBali, kondisi salah satu ruangan di sekolah tersebut tidak beratap dan menyisakan puing-puing bangunan. Ada pula ruang kelas yang berlubang tanpa plafon serta retakan kecil pada dinding.

Menurut Supratman, kondisi paling mengkhawatirkan adalah ruang kelas 4, 5, dan 6. Plafon ruang kelas tersebut tampak mulai lapuk dan atapnya bocor.

"Makanya kalau hujan, kami mengambil inisiatif antisipasi. Anak-anak kami keluarkan dulu, cari di tempat teras-teras yang masih bagus. Takut jika tiba-tiba plafon ambruk," imbuhnya.

Kondisi tak kondusif akibat bangunan tidak layak itu sudah berlangsung bertahun-tahun, terutama saat musim hujan. Menurut Supratman, kondisi ini membuat siswa dan guru tidak tenang mengikuti proses belajar mengajar.

"Karena kondisi memang sudah parah. Anak-anak juga tidak nyaman, apalagi kalau belajarnya di teras," ujarnya.



Simak Video "Video 2 Anggota DPRD NTB Ditahan Usai Jadi Tersangka Kasus Uang 'Siluman' Pokir"


(iws/iws)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork