SPMB Mataram Timpang, Sekolah Favorit Penuh-Pinggiran Krisis Murid

Nathea Citra - detikBali
Senin, 06 Jul 2026 20:28 WIB
Foto: Suasana SMPN 18 Mataram, Kamis (2/7/2026). (Nathea Citra/detikBali)
Mataram -

Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SD dan SMP di Kota Mataram memunculkan persoalan ketimpangan jumlah peserta didik. Sejumlah sekolah mengalami kelebihan pendaftar, sementara sekolah lain justru kekurangan murid.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Mataram, Yusuf, mengatakan pihaknya akan melakukan redistribusi siswa dari sekolah yang kelebihan pendaftar ke sekolah yang masih kekurangan murid. Proses tersebut akan disesuaikan dengan domisili calon siswa.


"Soal ada sekolah yang kekurangan siswa, nanti kami akan distribusikan ke sekolah-sekolah yang masih kekurangan," kata Yusuf, saat dikonfirmasi, Senin (6/7/2026).

Menurut Yusuf, ketimpangan jumlah pendaftar terlihat cukup mencolok di sejumlah sekolah. Salah satunya terjadi di SMP Negeri 13 Mataram. Dari kuota 400 siswa, sekolah tersebut hanya terisi kurang setengahnya.

"Kalau dari hasil yang kami terima, SMPN 13 Mataram itu masih banyak kekurangan siswa. Di bawah 200, baru setengahnya dari kuota," ujarnya.

Kondisi yang jauh lebih memprihatinkan juga terjadi di SMPN 18 Mataram. Yusuf berujar bahwa sekolah tersebut kerap menjadi langganan sepi peminat dari tahun ke tahun, dengan jumlah murid yang hanya menyentuh belasan pendaftar.

"SMPN 18 Mataram apalagi, dari tahun ke tahun muridnya segitu saja. Hanya 12 sampai 15 siswa," jelasnya.

Di sisi lain, penumpukan terjadi sekolah-sekolah favorit yang ada di Jalan Pejanggik, Kota Mataram. Seperti SMPN 1 Mataram hingga SMPN 2 Mataram, serta SMPN 6 Mataram yang ada di Jalan Udayana, Mataram.

"SDN 10 Cakranegara banyak yang menumpuk, kami minta kembalikan saja. Karena pusat sudah mengunci, jadi tidak ada jalan negosiasi. Sekolah-sekolah yang padat pendaftar, kami suruh balik ke asal siswanya, agar tidak menumpuk," ungkapnya.

Lanjut Yusuf, saat ini proses pemerataan dan pergeseran siswa akan terus digodok. Disdik Mataram tengah menyusun skema distribusi untuk meratakan jumlah siswa, yakni menggeser siswa over kapasitas dari SMPN 2 Mataram ke SMPN 6 Mataram, SMPN 6 Mataram ke SMPN 1 Mataram, dan SMPN 1 Mataram ke SMPN 15 Mataram.



Simak Video "Gelaran detikBali-Nusra Awards 2026 Berlangsung Meriah"

(nor/nor)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork