Tragedi memilukan terjadi Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT). Empat orang yang merupakan satu keluarga tewas dalam kebakaran rumah. Peristiwa itu terjadi di RT 02, Kelurahan Temu, Kecamatan Kanatang, Kamis (4/6/2026) dini hari.
Para korban itu adalah Kristanto Huruday (33) bersama istrinya Elisabeth Utu Lendi (30) dan anak kandung mereka, yakni Stella Ndah Ngana (9), serta salah satu keponakan, Aneta Widiantary Padji Tuka (2).
Kapolres Sumba Timur AKBP Gede Harimbawa membeberkan rumah yang terbakar itu merupakan bangunan nonpermanen. "Jadi rumah itu sejenis lapak-lapak jualan gitu. Jadi rumah mereka bukan di lokasi yang terbakar, saat mereka berjualan baru tidur di situ," ujar Gede, dihubungi detikBali, Kamis.
Gede menjelaskan kebakaran tersebut diketahui terjadi sekitar pukul 03.40 Wita oleh sejumlah warga. Namun, para korban kala itu sedang tertidur nyenyak. Warga yang melihat kejadian tersebut langsung menuju ke lokasi untuk memadamkan api.
Namun, kobaran api makin membesar lalu melahap sebagian besar bangunan yang terbuat dari kayu dan anyaman yang terbuat dari bilah-bilah bambu. Mereka sempat berupaya memadamkan api menggunakan selang yang terhubung ke sumber air terdekat, tetapi tak membuahkan hasil.
"Karena saat itu, debit air sangat kecil dan material bangunan yang mudah terbakar membuat api dengan cepat menghanguskan seluruh bangunan," tutur Gede.
Simak Video "Video: Kebakaran di Sabah Malaysia Hancurkan 1.000 Rumah, 9.000 Orang Terdampak"
(hsa/iws)