Terbanyak di NTB, Masjid Jami Al-Umary Sembelih 40 Sapi

Sanusi Ardi W - detikBali
Rabu, 27 Mei 2026 13:22 WIB
Foto: Hewan kurban di masjid Al-Umary Kelayu, Kecamatan Selong, Lombok Timur, NTB, Rabu (27/5/2026). (Sanusi Ardi/detikBali)
Lombok Timur -

Masjid Jami Al-Umary Kelayu, Kecamatan Selong, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), menjadi masjid dengan jumlah hewan kurban terbanyak yakni 40 ekor sapi pada perayaan Idul Adha 1447 Hijriah. Pengurus masjid memfasilitasi jemaah dengan cara menabung untuk membeli hewan kurban.

Pada tahun ini, hewan kurban di Masjid Jami Al-Umary terkumpul sebanyak 40 ekor sapi. Panitia kurban mengeklaim jumlah tersebut terbanyak di antara masjid-masjid lainnya di seluruh NTB.

"Tahun ini ada 40 ekor sapi. Kami bersyukur bahwa antusias masyarakat untuk mengadakan kurban di masjid ini sangat-sangat luar biasa. Makanya banyak yang bertanya, bagaimana sistem kita di Kelayu ini untuk berkurban dan berakikah? Kita saja yang nomor satu, bahkan di NTB malahan," ujar ketua panitia kurban, Muhammad Yani, ditemui detikBali, Rabu (27/5/2026).

Ia menjelaskan, metode yang digunakan untuk mengumpulkan hewan kurban yakni dengan memfasilitasi tabungan kurban. Masyarakat bisa menabung selama setahun.

"Cara pengumpulannya di sini ada tiga. Yang pertama dengan tabungan dari bulan ke bulan sampai 1 tahun. Kemudian yang kedua ada yang mengumpulkan langsung satu sapi. Kemudian yang ketiga, masyarakat langsung membelikan dirinya satu ekor sapi," jelas Yani.

Sapi-sapi tersebut setelah dipotong-potong akan dibagikan kepada 3.543 orang warga dua kelurahan, yakni Kelayu Utara dan Kelayu Selatan. Masing-masing dari mereka akan menerima satu kilogram daging kurban.

Panitia kurban Masjid Jami Al-Umary Kelayu bekerja sama dengan dokter hewan untuk memeriksa kesehatan hewan kurban. Hal ini untuk memastikan daging kurban yang diterima oleh warga dalam keadaan aman dikonsumsi.

"Menurut para dokter hewan, tidak ada masalah pada hewan kurban. Sehingga masyarakat tidak usah ragu untuk mengkonsumsinya, sudah dijamin aman," ucap Yani.

Dia menuturkan metode tabungan kurban ini telah berjalan selama 26 tahun. Maka, setiap tahunnya jumlah hewan kurban di masjid tersebut tidak pernah berkurang.

"Bahkan pernah kita sampai 56 ekor sapi, sehingga banyak yang bertanya metode yang kami terapkan untuk mempertahankan semangat masyarakat dalam berkurban," tandas Yani.



Simak Video "Video: Ga Usah Rebutan! Stok Hewan Kurban 2026 Surplus 891 Ribu Ekor"

(hsa/hsa)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork