Ananda Mikola Jadi Dirut Baru MGPA, Priandhi Satria Pamit

Edi Suryansyah - detikBali
Kamis, 14 Mei 2026 11:06 WIB
Foto: Priandhi Satria. (Dok. Edi Suryansyah/detikbali)
Lombok Tengah -

Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB), yang dilakukan pada Rabu (13/5/2026) di kantor InJourney, Jakarta Pusat, memutuskan mengganti Direktur Utama (Dirut) PT Mandalika Grand Prix Association (MGPA) Priandhi Satria. Posisi Dirut MGPA kini dijabat oleh Ananda Mikola, mantan pebalap nasional. RUPS-LB juga menetapkan jajaran direksi lainnya dan komisaris baru perusahaan.

Menanggapi hal tersebut, Priandhi mendukung penuh keputusan pergantian tersebut sebagai bagian dari dinamika organisasi yang sehat.

"Pada prinsipnya, saya sangat mendukung adanya pergantian ini untuk menciptakan iklim baru dan suasana angin segar, dengan harapan hal ini akan semakin membuat kinerja dan performa MGPA jauh lebih baik lagi kedepannya," kata Priandhi kepada detikBali, Kamis (14/5/2026) via WhatsApp.

Selama memimpin sejak Januari 2022 hingga Mei 2026, Priandhi dikenal sangat fokus dan detail pada pembenahan fundamental operasional sirkuit, penguatan sektor motorsport, serta pengembangan sumber daya manusia lokal NTB.

Menurutnya, saat ini operasional sirkuit dan kegiatan motorsport telah berjalan dengan baik, efisien, dan sebagian besar sudah mampu dikerjakan oleh SDM lokal yang telah melalui berbagai pelatihan administratif maupun teknis.

"Dengan kondisi saat ini, di mana kegiatan operasional sirkuit dan motorsport sudah berjalan dengan baik dan efisien oleh SDM lokal, maka pekerjaan manajemen ke depan bisa lebih berkonsentrasi di bidang komersialisasi, mencari sponsorship, dan menghadirkan berbagai tambahan event-event baru, baik nasional maupun internasional," beber Priandhi.

Menurutnya, semakin banyak kegiatan yang diselenggarakan di Sirkuit Mandalika maka akan memberikan dampak ekonomi yang lebih besar, tidak hanya bagi perusahaan, tetapi juga bagi masyarakat sekitar serta seluruh ekosistem pariwisata dan ekonomi daerah.

"Dengan semakin ramai dan semaraknya kegiatan di sirkuit, tentu hal tersebut akan memberikan dampak ekonomi yang lebih baik lagi dan akan membuat Mandalika Circuit, Mandalika, Lombok, dan NTB semakin dikenal dunia," katanya.

Priandhi juga menyampaikan keyakinannya terhadap kepemimpinan baru di bawah Ananda Mikola sebagai Dirut MGPA akan mampu membawa angin segar bagi pecinta otomotif di Indonesia.

"Saya yakin di bawah kepemimpinan Bapak Ananda Mikola dan jajaran direksi baru, mereka akan membawa berbagai angin segar perubahan menuju arah yang lebih baik lagi," ungkapnya.

Saat ditanya mengenai langkah selanjutnya setelah tidak lagi menjabat sebagai Direktur MGPA, Priandhi mengaku belum memiliki rencana spesifik. Ia mengaku selama ini tidak pernah memikirkan nantinya akan ke mana dan mengerjakan apa.

"Selama ini saya hanya fokus memperbaiki MGPA dari sisi operasional dan motorsport, serta mengoptimalkan SDM lokal NTB semaksimal mungkin," ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa selama masa kepemimpinannya, perhatian utamanya adalah menciptakan efisiensi operasional dan memperkuat fondasi motorsport agar keberlanjutan pengelolaan sirkuit dapat berjalan secara mandiri dan profesional.

"Saya belum sempat memikirkan akan mengerjakan apa ke depannya. Untuk sementara waktu, saya akan menikmati betapa bagusnya Mandalika Circuit dari kejauhan," pungkasnya.

Pergantian kepemimpinan ini menjadi babak baru bagi MGPA selaku pengelola Pertamina Mandalika International Circuit, sekaligus menandai berakhirnya satu fase penting transformasi operasional yang telah dibangun selama empat tahun terakhir di bawah kepemimpinan Priandhi Satria.

Berikut daftar jajaran direksi dan komisaris MGPA yang baru:

Direktur Utama: Ananda Mikola
Direktur Operasional: Donny Mahardjono
Direktur Komersial: Aletta Marjorie Senduk

Komisaris Utama: Gusthilantika Marrel Suryokusumo
Komisaris: Quinta Komara dan Sabolah.



Simak Video "Jelang MotoGP 2023, Coba Simulasinya Di sini!"

(hsa/hsa)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork