Cuan TN Komodo Tembus Rp 100 Miliar pada 2025, Pemda Tak Kebagian

Ambrosius Ardin - detikBali
Senin, 12 Jan 2026 10:51 WIB
Ilustrasi - Wisatawan mancanegara mengunjungi puncak Pulau Gili Lawa, Taman Nasional Komodo, beberapa waktu lalu. (Foto: Ambrosius Ardin/detikBali)
Manggarai Barat -

Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari Taman Nasional Komodo di Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada tahun 2025 tembus Rp 100 miliar lebih. Angka tersebut hampir dua kali lipat dari capaian tahun sebelumnya yang hanya Rp 53 miliar lebih.

"PNBP tahun 2025 sebesar Rp 100.198.880.000," kata Kepala BTNK Hendrikus Rani Siga alias Hengki, Senin (12/1/2026).

Meski begitu, Pemerintah Daerah (Pemda) Manggarai Barat tak kebagian sepeser pun dari cuan Rp 100 miliar lebih itu. Sebab, seluruh pendapatan tersebut disetor ke Kementerian Keuangan sebagai PNBP.

Hengki mengatakan realisasi PNBP TN Komodo tahun 2025 jauh melampaui target yang ditetapkan Kementerian Kehutanan, yakni Rp 57 miliar. Cuan itu diperoleh dari pungutan tiket masuk 432.217 wisatawan yang berkunjung ke TN Komodo sepanjang 2025.

Selain itu, ada pula pungutan aktivitas wisata hingga penggunaan drone dan film di dalam kawasan TN Komodo. Tiket itu dipungut oleh BTNK sebagai pengelola TN Komodo.

Hengki membeberkan tiga faktor utama meningkatnya PNBP TN Komodo pada 2025. Pertama, meningkatnya kesadaran wisatawan untuk membeli tiket masuk TN Komodo.

"Kesadaran wisatawan membeli tiket PNBP meningkat," kata Hengki.

Kedua, wisatawan dimudahkan membeli tiket melalui aplikasi SiOra yang dikembangkan BTNK dan diterapkan mulai 2025. Ketiga, ada kenaikan tarif tiket masuk dan kegiatan di TN Komodo. Tarif baru ini berlaku mulai 30 Oktober 2024.

"Tarif beberapa komponen PNBP meningkat," kata Hengki.

Dari sisi kunjungan wisatawan, Hengki menyebut tidak signifikan terhadap lonjakan tajam PNBP 2025 tersebut. Terdapat peningkatan 98.011 turis yang berkunjung ke TN Komodo pada tahun 2025

"Kenaikan BNPB dari peningkatan kunjungan wisatawan tidak signifikan," ujar Hengki.

Diketahui, BTNK mencatat sebanyak 432.217 wisatawan mengunjungi TN Komodo sepanjang 2025. Meningkat dari tahun sebelumnya sebanyak 334.206 orang. Kunjungan wisatawan ke destinasi yang menjadi habitat komodo itu masih didominasi wisatawan mancanegara sebanyak 340.048 orang dan sisanya wisatawan domestik.



Simak Video "Video: Kuota 1000 Wisatawan Perhari Ditolak Pelaku Wisata di Labuan Bajo"


(iws/iws)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork