Istri pelatih sepakbola wanita Valencia CF, Martin Carreras Fernando, dan keluarganya hampir setiap pagi dan sore berada di Pelabuhan Marina Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT). Sang istri datang ke pelabuhan selama operasi pencarian terhadap suami dan anak-anaknya yang tenggelam bersama KM Putri Sakinah di Selat Pulau Padar, Taman Nasional Komodo.
Momen haru itu terlihat sejak hari kedua pencarian korban pada 27 Desember 2025 hingga hari ini. Istri Fernando, Andrea Ortuno, hanya absen di pelabuhan saat mengantar jenazah anak dan suaminya ke Bali.
"Beliau ingin pencarian terus dilakukan. Beliau ingin berterima kasih kepada setiap pihak yang turut dalam operasi SAR ini," kata Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gabungan Pengusaha Wisata Bahari dan Tirta Indonesia (Gahawisri) Labuan Bajo, Budi Widjaja, Rabu (7/6/2026).
Setiap pagi, istri Fernando dan keluarganya terlihat melepas dengan penuh haru personel SAR gabungan yang berangkat mencari suami dan anak-anaknya. Keluarga Fernando asal Spanyol itu tiba di pelabuhan sekitar pukul 06.00 Wita.
Sebelum tim SAR naik ke kapal dan memulai operasi pencarian, istri Fernando memberi semangat dan menyalami mereka satu per satu. Saat sore menjelang, istri Fernando kembali datang ke pelabuhan menyambut personel tim SAR gabungan.
Dia juga kerap membungkukkan badan dengan tangan mengatup di dada. Ada pula momen saat istri Fernando itu menangis melepas tim SAR gabungan tersebut.
"Tiap pagi pihak keluarga setiap pagi pasti ada di pelabuhan untuk menyalami satu per satu, memohon bagaimana dia bersujud, dan memberikan penguatan dan semangat kepada tim SAR," kata Budi yang juga pendamping keluarga korban di Labuan Bajo.
Simak Video "Video: Tangis Istri Pelatih Valencia Pecah di Pelukan Gubernur NTT"
(iws/iws)