Kapal Negara (KN) Puntadewa 250 ikut terlibat dalam pencarian korban tenggelamnya kapal pinisi Putri Sakinah di perairan Pulau Padar, Taman Nasional Komodo, Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Kapal milik Badan Pencarian dan Pertolongan Nasional (Basarnas) tersebut bergabung dalam operasi sejak Minggu (28/12/2025). KN Puntadewa 250 didatangkan dari Kantor Basarnas Maumere, NTT, dan telah lima hari dikerahkan dalam pencarian korban kapal tenggelam di perairan Taman Nasional Komodo.
Kapal ini menjadi unsur utama dalam operasi SAR (search and rescue) terhadap korban asal Spanyol. Keberadaannya tampak mencolok selama operasi SAR di perairan Pulau Padar dan sekitarnya karena ukurannya paling besar dibandingkan belasan kapal lain yang terlibat dalam pencarian.
Dengan ukuran sekitar 40 x 7,8 meter, KN Puntadewa 250 juga mudah dikenali dari perpaduan warna merah dan putih yang kontras dengan warna laut dan bentang alam di sekitarnya.
KN Puntadewa 250 berfungsi sebagai kapal induk bagi unsur-unsur maritim lain yang terlibat dalam operasi SAR. Kapal ini juga dapat menjadi pos komando terapung selama pencarian berlangsung, sekaligus melakukan penyusuran permukaan laut untuk mencari korban.
Simak Video "Video: Tangis Istri Pelatih Valencia Pecah di Pelukan Gubernur NTT"
(dpw/dpw)