Kaleidoskop 2025

Dua Tragedi Polisi Bunuh Polisi yang Menggegerkan Lombok

Tim detikBali - detikBali
Kamis, 01 Jan 2026 10:30 WIB
Foto: Polisi menunjukkan sejumlah barang bukti kasus pembunuhan Brigadir Esco saat konferensi pers di Polres Lombok Barat, Kamis (16/10/2025). (Foto: M Zahiruddin/detikBali)
Mataram -

Ada sejumlah kasus kriminal yang menggegerkan masyarakat Nusa Tenggara Barat (NTB) sepanjang 2025. Beberapa tindak pidana di antaranya melibatkan anggota polisi.

Dua di antaranya, kasus pembunuhan anggota Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) Polda NTB Brigadir Muhammad Nurhadi oleh dua atasannya, kemudian, Brigadir Esco yang dibunuh istrinya sendiri, seorang anggota Polwan.

1. Pembunuhan Brigadir Nurhadi

Jenazah Brigadir Nurhadiditemukan di dasar kolam Villa Tekek, Jalan Pantai Gili Trawangan, Desa Gili Indah, Kecamatan Pemenang, Lombok Utara, Rabu malam (16/4/2025).

Brigadir Nurhadi sempat ditangani tim medis, tetapi nyawanya tak tertolong. Kematian Brigadir Nurhadi sempat menimbulkan kecurigaan, karena dianggap janggal. Polda NTB kemudian melakukan ekshumasi dan autopsi terhadap jenazah Nurhadi pada Kamis (1/5/2025).

Keluarga awalnya menolak autopsi dan menganggap kematian Brigadir Nurhadi sebagai musibah. Namun, permintaan ekshumasi akhirnya dilakukan untuk kepentingan penyelidikan.

Hasil penyelidikan Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda NTB, Brigadi NUrhadi ternyata dibunuh dua atasannya, yaitu Kompol I Made Yogi Purusa Utama (IMY) dan Ipda Haris Chandra (HC). Keduanya kemudian dikenakan sanksi pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) alias dipecat.



Simak Video "Video: Momen Rekonstruksi Kasus Polisi Bunuh Polisi di Lombok Barat"


(hsa/hsa)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork