Harga BBM RI Diklaim Paling Murah, Ini Perbandingannya dengan 12 Negara

Ridwan Arifin - detikBali
Rabu, 07 Okt 2026 09:08 WIB
Foto: Antrean kendaraan di SPBU Jalan Pengayoman Makassar. (Fadli Ilham/detikSulsel)
Denpasar -

Pemerintah mengeklaim harga bahan bakar minyak (BBM) di Indonesia masih relatif rendah jika dibandingkan dengan sejumlah negara lain. Bahkan, untuk beberapa jenis bensin, harga di Indonesia berada di posisi paling murah dalam daftar negara yang menjadi pembanding.

Dilansir detikOto, hal itu disampaikan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Tomsi Tohir saat merangkum paparan Direktur Perencanaan dan Pertumbuhan Bisnis Pertamina Patra Niaga Joko Pranoto dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2026.

"Negara kita dibandingkan dengan negara lain masih paling murah," ujar Tomsi yang dipantau dari YouTube Kementerian Dalam Negeri.

Berdasarkan data Pertamina Patra Niaga, BBM RON 92 atau setara Pertamax di Indonesia dibanderol Rp 15.950 per liter. Harga tersebut lebih rendah dibandingkan negara-negara lain yang masuk dalam perbandingan.

Berikut harga BBM RON 92 di sejumlah negara:

  • Singapura: Rp 48.514 per liter
  • Thailand: Rp 21.213 per liter
  • Filipina: Rp 25.014 per liter
  • Kamboja: Rp 23.305 per liter
  • Laos: Rp 29.024 per liter
  • Myanmar: Rp 37.959 per liter
  • India: Rp 19.126 per liter
  • Pakistan: Rp 23.967 per liter

Masih dalam data yang sama, harga RON 95 di Indonesia masih lebih kompetitif dibanding negara lain. Di Indonesia, bensin setara Pertamax Green itu dijual mulai Rp 19.150 per liter. Harganya lebih murah dibanding negara ini:

  • Singapura: Rp 48.795 per liter
  • Thailand: Rp 21.412 per liter
  • Filipina: Rp 25.288 per liter
  • Malaysia: Rp 19.822 per liter
  • Kamboja: Rp 29.172 per liter
  • Laos: Rp 34.704 per iiter
  • Myanmar: Rp 39.238 per liter
  • Australia: Rp 29.534 per liter
  • India: Rp 20.460 per liter

Selanjutnya harga BBM RON 97 di Indonesia juga masih kompetitif.

  • Indonesia: Rp 19.600 per liter
  • Singapura: Rp 56.086 per liter
  • Thailand: Rp 26.424 per liter
  • Filipina: Rp 27.301 per liter
  • Malaysia: Rp 21.927 per liter
  • Brunei Darusalam: Rp 21.873 per liter
  • India: Rp 31.343 per liter

Sementara itu, harga diesel paling murah dari India. Indonesia masih lebih mahal ketimbang Malaysia, Vietnam, dan Pakistan.

  • India: Rp 17.830 per liter
  • Vietnam: Rp 21.038 per liter
  • Pakistan: Rp 23.967 per liter
  • Indonesia: Rp 25.200 per liter
  • Thailand: Rp 26.832 per liter
  • Malaysia: Rp 23.988 per lter
  • Filipina: Rp 29.015 per liter
  • Brunei Darussalam: Rp 30.180 per liter
  • Kamboja: Rp 26.962 per liter
  • Laos: 29.464 per liter
  • Myanmar: Rp 49.431 per liter
  • Australia: Rp 35.444 per liter

Sebelumnya, Joko Pranoto menjelaskan harga BBM nonsubsidi dan avtur di Indonesia mengalami kenaikan signifikan setelah terjadi konflik geopolitik di Timur Tengah pada akhir Februari 2026.

"Mungkin khusus yang Pertamax dan Pertamax Green sejak April itu memang ada pembatasan, tidak naik, baru kemudian di bulan Juni dinaikkan dan posisi bulan ini per Oktober itu memang untuk harga seluruh JBU retail dan avtur itu masih kita tahan sama dengan harga September. Jadi kalau dilihat harga yang paling ujung seluruh JBU maupun yang avtur di September dan Oktober itu harganya tetap," katanya.

Ia menjelaskan kenaikan harga BBM nonsubsidi dan avtur mayoritas dipengaruhi faktor geopolitik sejak 28 Februari 2026.

"Kalau kita compare harga BBM dan avtur kita dengan negara-negara sekitar, negara-negara ASEAN maupun negara-negara terdekat, Australia, Pakistan, India, dan sebagainya. Sebenarnya in overall, in overall masih sangat kompetitif dibandingkan negara-negara yang lain," terangnya.



Simak Video "Video Terpopuler Sepekan: STY Latih Persija-Harga Pertamax Naik"

(nor/nor)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork