Permintaan Hunian KPR di Bali Meningkat, BTN Bidik Sektor Pariwisata

Fabiola Dianira - detikBali
Selasa, 09 Jun 2026 09:03 WIB
Kepala Kantor Wilayah BTN Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara, Bagus Hendri Setiawan saat ditemui awak media di Denpasar pada Senin (8/6/2026). (Fabiola Dianira/detikBali)
Denpasar -

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) menyalurkan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) sebanyak 13.244 unit di Bali hingga Maret 2026. Penyaluran KPR itu diklaim menjadi salah satu kontributor utama dalam mendukung akses kepemilikan rumah bagi masyarakat di Pulau Dewata.

Kepala Kantor Wilayah BTN Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara, Bagus Hendri Setiawan, mengungkapkan penyaluran KPR Subsidi BTN di Bali terus menunjukkan tren positif dengan outstanding mencapai Rp 1,64 triliun. Angka tersebut tumbuh 3,3 per secara tahunan.

"BTN tetap menjadi mitra utama masyarakat Bali dalam mewujudkan kepemilikan hunian," ujar Bagus di Denpasar, Senin (8/6/2026).

Selain permintaan rumah di Bali meningkat, Bagus melanjutkan, BTN juga memperkuat sisi penyediaan melalui Kredit Program Perumahan (KPP). Program ini menyasar ekosistem sektor perumahan seperti pengembang, penyedia jasa konstruksi, pedagang bahan bangunan, hingga UMKM yang membutuhkan dukungan pembiayaan hunian produktif.

BTN, dia berujar, telah menyalurkan KPP di Bali sebesar Rp 53,6 miliar untuk percepatan penyediaan rumah. Ia menyebut program tersebut telah menggerakkan rantai ekonomi sektor perumahan di daerah.

"Ekosistem perumahan memiliki dampak ekonomi yang luas. Karena itu BTN tidak hanya hadir ketika masyarakat membeli rumah, tetapi juga mendukung seluruh rantai nilainya," imbuhnya.



Simak Video "Video: 29 Juta Rakyat Belum Punya Rumah, Prabowo Minta Menteri Kerja Keras"


(iws/iws)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork