Pertamina Patra Niaga buka suara mengenai tersendatnya distribusi bahan bakar minyak (BBM) jenis Bio Solar dan Pertalite ke 14 sub penyalur di Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT). Hal itu dipicu kode balkot pada aplikasi Mikrosite yang masih terblokir hingga BBM subsidi tak bisa dipindai barcode.
"Mohon maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan," ujar Area Manager Communication, Relations & CSR Jatimbalinus Pertamina Patra Niaga, Ahad Rahedi, saat dikonfirmasi detikBali, Senin (2/3/2026).
Ahad mengatakan Pertamina Patra Niaga saat ini sedang melakukan penyesuaian sistem. Pertamina, dia berujar, memastikan agar masyarakat tetap dapat menikmati layanan distribusi BBM secara optimal untuk mendukung aktivitas sehari-hari.
"Penyesuaian sistem dari aplikasi Microsite ke aplikasi X-Star guna meningkatkan kualitas layanan. Dalam proses ini, kami juga berkoordinasi dengan BPH Migas agar penyesuaian ini dapat segera diselesaikan dan tidak menimbulkan kendala di lapangan," imbuh Ahad.
Kepala Bagian (Kabag) Sumber Daya Alam (SDA) Setda Flores Timur, Tarsisius Kopong, belum dapat memastikan distribusi BBM ke sub penyalur di Flores Timur berlangsung lancar. Ia juga belum mengetahui sampai kapan balkot mikrosite itu terblokir.
"Belum," kata Tarsisius singkat, Senin.
Simak Video "Video: Gudang Penimbunan BBM Ilegal di Lampung Kebakaran"
(iws/iws)