Penataan kawasan heritage Gajah Mada, Denpasar, memicu kemacetan lalu lintas dan menuai keluhan masyarakat. Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Denpasar pun meminta warga memaklumi dan bersabar selama pengerjaan proyek berlangsung.
Kepala Dishub Kota Denpasar I Ketut Sriawan mengatakan pihaknya telah mengerahkan personel untuk mengatur lalu lintas di kawasan tersebut. Ia berharap arus lalu lintas kembali lancar setelah penataan rampung.
"Dishub berharap masyarakat bersabar karena penataan kawasan untuk wajah kota yang lebih baik," ujarnya saat dikonfirmasi detikBali, Kamis (22/10/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sriawan meminta masyarakat memaklumi kondisi lalu lintas selama proses pengerjaan berlangsung. Menurutnya, personel telah ditempatkan untuk membantu mengatur arus kendaraan di kawasan tersebut.
"Nanti setelah penataan astungkara lebih lancar. Saat pembangunan, kan, sudah ditempatkan personel untuk pengaturan lalu lintas dan kami mohon maklum dengan situasi saat ini," jelasnya.
Selain itu, Sriawan mengimbau masyarakat yang tidak memiliki kepentingan mendesak di kawasan Gajah Mada untuk mencari jalur alternatif guna menghindari kemacetan.
"Dan mohon bila tidak ada kepentingan yang mendesak kiranya mencari alternatif lain," lanjutnya.
Ia juga mengajak masyarakat dan pemerintah bekerja sama mendukung penataan kawasan tersebut agar pengerjaan proyek berjalan lancar dan segera selesai.
"Kita perlu kolaborasi bersama masyarakat dan pemerintah, saling menguatkan satu sama lain. Ayo kita sukseskan penataan kawasan Gajah Mada agar lancar, cepat selesai," tutupnya.