Bahlil Minta Pertamina Tingkatkan Cadangan BBM Bali Buntut Antrean di SPBU

Fabiola Dianira - detikBali
Senin, 19 Okt 2026 15:22 WIB
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia saat ditemui awak media di Fuel Terminal (FT) Sanggaran, Denpasar, Bali, Senin (19/10/2026). (Foto: Fabiola Dianira/detikBali)
Denpasar -

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia meminta Pertamina meningkatkan cadangan bahan bakar minyak (BBM) di Bali dari 11 hari menjadi 15 hari. Hal itu merespons kelangkaan BBM yang mengakibatkan antrean panjang kendaraan di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Bali beberapa hari terakhir.

"Dalam rangka untuk mempercepat proses ini, sekarang saya meminta kepada Pertamina untuk menaikkan statusnya yang tadinya 11 hari menjadi 15 hari," ujar Bahlil ditemui di Fuel Terminal (FT) Sanggaran, Denpasar, Senin (19/10/2026).

Bahlil mengatakan cadangan BBM di Bali sempat mengalami penurunan akibat keterlambatan kapal pengangkut BBM dari Jawa menuju Bali. Kondisi tersebut menyebabkan cadangan BBM berkurang.

"Untuk di Provinsi Bali, di beberapa hari kemarin karena ada keterlambatan dari kapal yang membawa BBM dari Jawa ke Bali. Itu terjadi penurunan kurang lebih sekitar tiga sampai empat hari," imbuhnya.

Bahlil menjelaskan cadangan BBM di Bali tersebar di dua terminal, yakni FT Manggis dan FT Sanggaran. Cadangan BBM di Sanggaran saat ini berkisar empat hingga lima hari, sedangkan di Manggis mencapai lebih dari 11 hari.



Simak Video "Video Bahlil Cerita Masa Sulit Hidup di Jakarta: Tidur di Musala-Jalan Kaki"


(iws/iws)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork