Kontrakan dan Usaha Potong Ayam di Denpasar Terbakar, Mobil-2 Motor Hangus

Muhammad Izzul Wafa - detikBali
Senin, 05 Okt 2026 12:45 WIB
Foto: Rumah kontrakan dan tempat usaha potong ayam di Jl. Cempaka Putih, Denpasar Timur, pasca kebakaran, Senin (5/10/2026). (Izzul Wafa/detikBali)
Denpasar -

Sebuah rumah kontrakan sekaligus tempat usaha potong ayam di Jalan Cempaka Putih, Gang Kelapa, Denpasar Timur, Denpasar, Bali, terbakar, Senin (5/10/2026). Kebakaran tersebut turut menghanguskan satu mobil Daihatsu Ayla dan dua sepeda motor yang terparkir di garasi rumah.

"Kendaraan yang kebakar tiga, mobil satu sama motor dua," ungkap Rohmawati, pemilik rumah kontrakan sekaligus usaha potong ayam, ditemui di lokasi kejadian.

Rohmawati mengatakan saat kebakaran terjadi, ia sedang berjualan ayam potong di pasar yang lokasinya tidak jauh dari rumah. Ia kemudian mendapat kabar bahwa rumahnya terbakar sekitar pukul 09.00 Wita.

"Pas kejadian lagi di pasar, jual ayam di emperan, dikabarin kalau sekitar jam 9 rumah kebakaran," ujarnya.

Rohmawati menuturkan rumah tersebut merupakan rumah kontrakan yang telah ditempatinya selama tujuh tahun. Selain sebagai tempat tinggal, rumah itu juga digunakan untuk menjalankan usaha potong ayam yang kemudian dijual di pasar.

"Kalau tinggal di sini sudah 7 tahun, kontraknya 10 tahun, sekarang sudah jalan 7 tahun," kata perempuan asal Jember, Jawa Timur, itu.

Sementara itu, Tison, tetangga Rohmawati, menjadi saksi pertama yang melihat api. Ia mengatakan saat itu dirinya hendak berangkat kerja dan akan mengeluarkan sepeda motor dari rumah.

Tison kemudian melihat api sudah membesar dari area balai atau tempat duduk yang biasa digunakan untuk nongkrong di bagian depan rumah Rohmawati.

"Pas saya mau berangkat kerja, mau keluarin motor, saya nengok ke sana (ke arah rumah Rohmawati), ah itu ada balai di situ kan tempat duduk-duduk tempat nongkrong mereka, di situ muncul api sudah besar, saya teriak-teriak," tuturnya.

Tison bersama warga sempat berupaya memadamkan api menggunakan selang air. Namun, upaya tersebut tidak berhasil sehingga ia meminta warga lainnya untuk menghubungi petugas pemadam kebakaran.

"Ambil air siram-siram, nggak mempan, saya datang ke rumah tetangga lainnya, minta tolong panggilkan damkar," ujarnya.

Tison juga mengaku sempat mendengar beberapa kali suara ledakan keras saat kebakaran berlangsung. Ia menduga suara tersebut berasal dari tabung gas dan mobil yang berada di dalam area rumah.

Berdasarkan pantauan detikBali di lokasi, terdapat empat tabung gas yang turut hangus dalam kebakaran. Selain itu, satu lemari es yang berisi daging ayam juga ikut terpanggang. Beberapa kompor dan timbangan daging nampak berserakan.

Fitria, saudara Rohmawati, yang menjadi satu-satunya orang di dalam rumah saat kebakaran terjadi, berhasil menyelamatkan diri sebelum api membesar. Fitria menuturkan tidak mengetahui sumber api. Ia baru menyadari adanya kebakaran setelah merasakan hawa panas di dalam rumah dan kemudian segera keluar untuk menyelamatkan diri.

Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran dan total kerugian masih dalam pendalaman Polsek Denpasar Timur bersama tim Inafis Polresta Denpasar.

Kapolsek Denpasar Timur I Gusti Ngurah Agung Udiana yang turut turun ke lokasi kebakaran meminta Rohmawati segera melaporkan kejadian tersebut ke Polsek untuk pendataan lebih lanjut.



Simak Video "Video Motif Penusukan di Denpasar: Pelaku Tersinggung Ditatap Korban"

(nor/nor)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork