Respons Keras PDIP ke PSI soal 'Kandang Gajah' di Jateng: Jangan Sombong!

Tim detikNews - detikBali
Senin, 06 Jul 2026 07:33 WIB
Adian, Deddy Sitorus dan Ronny. (Foto: Rumondang/detikcom)
Denpasar -

PDIP merespons keras klaim Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang ingin menjadikan Jawa Tengah sebagai 'kandang gajah'. Politikus PDIP Guntur Romli meminta PSI tidak sombong dan menilai partai berlambang gajah itu belum memiliki kekuatan politik yang layak untuk mengklaim basis suara PDIP.

Polemik bermula setelah Ketua DPW PSI Jawa Tengah Antonius Yogo menyatakan pihaknya siap mendampingi Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) berkeliling Jawa Tengah. Menurut Yogo, safari politik itu bertujuan memastikan Jawa Tengah menjadi 'kandang gajah'.

"Kami segera menunggu jadwal dari Bapak untuk tanggalnya. Yang jelas, tugas kami hari ini mempersiapkan untuk Bapak turun, untuk Bapak keliling Jawa Tengah, memastikan bahwa Jawa Tengah benar-benar sebagai 'kandang gajah'," kata Yogo seperti dikutip dari detikJateng,Senin (6/7/2026).

Yogo mengatakan usulan safari politik mencakup hampir seluruh kabupaten/kota di Jawa Tengah. Meski begitu, lokasi yang akan dikunjungi tetap diputuskan Jokowi.

"Secepatnya, kita siapkan secepatnya. Kami akan kontak dengan tim, mudah-mudahan pertengahan bulan Juli ini sudah bisa berjalan. Kami mengajukannya hampir 35 kabupaten/kota ya, tentu ini akan dipilih Bapak mana yang kira-kira akan didatangi," jelasnya.

Menurut Yogo, rencana itu merupakan tindak lanjut dari pertemuan dengan Jokowi. Saat ini, PSI Jawa Tengah masih mematangkan jadwal dan teknis pelaksanaan safari politik tersebut.

Ia juga melaporkan kepada Jokowi bahwa pembentukan struktur partai di Jawa Tengah telah mencapai sekitar 95 persen sehingga mesin partai siap bekerja penuh.

"Kami melaporkan capaian kinerja DPW struktur seluruh Jawa Tengah yang sudah hampir 95 persen. Struktur mesin partai yang kami janjikan kami siap, hari ini kami laporkan ke Bapak," tegasnya.



Simak Video "Video: Meruncing Adu Komentar PSI dan PDIP Karena Jokowi"


(dpw/dpw)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork