Politikus PDIP dan PSI saling balas pernyataan terkait status keanggotaan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) di PDIP. Ketua DPP PSI Bestari Barus mulanya menyebut rencana penyematan jaket PSI kepada Jokowi sebagai penanda tak lagi bersama PDIP.
Pernyataan Bestari itu lantas dibalas politikus PDIP Guntur Romli. Menurut Guntur Romli, Jokowi dipecat dan bukan mengundurkan diri dari partai banteng moncong putih.
Baca juga: PSI Sesumbar NTT Bakal Jadi Kandang Gajah |
"Saya koreksi judulnya, Jokowi bukan hanya tidak lagi bersama PDI Perjuangan, tapi Jokowi sudah dipecat oleh PDI Perjuangan, bersama Gibran, Bobby dan 27 lainnya pada Desember 2024, karena pelanggaran konstitusional, pelanggaran terhadap AD/ART dan peraturan partai," ujar Guntur dikutip dari detikNews, Minggu (14/6).
"Jadi Jokowi bukan keluar dari PDI Perjuangan atau mundur, tapi dipecat karena pelanggaran. Karena dia sudah dipecat, maka bukan menjadi urusan PDI Perjuangan dia mau tidak berpartai atau berpartai lagi," imbuhnya.
Guntur juga mengungkit pengikut Jokowi yang tak mau disebut sebagai petugas partai saat masih di PDIP. Lebih lanjut, dia juga menyinggung posisi Jokowi di PSI, yang dianggapnya sebagai pelayan saja.
"Cuma mau mengingatkan, dulu pendukung Jokowi tidak mau Jokowi disebut 'petugas partai' saat bersama PDI Perjuangan, itu ejekan katanya. Maka dengan Jokowi masuk partai hanya untuk kepentingan elektoral partai itu, artinya ludah dijilat di sini," kata Guntur.
"Bedanya 'petugas partai' Jokowi sebagai orang partai (PDI Perjuangan) ditugaskan untuk kepentingan rakyat dan negara. 'Jongos partai' Jokowi sebagai orang partai (PSI) hanya bekerja untuk kepentingan elektoral partai, itu saja," imbuhnya.
Respons Guntur itu bermula dari pernyataan Ketua DPP PSI Bestari Barus yang mengatakan partainya akan melakukan penyematan jaket PSI kepada Jokowi sebagai tanda resminya menjadi Ketua Dewan Pembina. Bestari mengatakan penyematan jaket itu juga menjadi penanda Jokowi tak lagi bersama PDIP.
Bestari mengatakan penyematan jaket akan dilakukan Ketum PSI Kaesang Pangarep. Namun, Bestari belum membeberkan waktu pasti penyematan jaket kepada ayah Kaesang tersebut.
"Setelah disematkan jaket itu dan diumumkan secara resmi oleh Ketua Umum, itu menjadi permakluman publik sebesar-besarnya bahwa Pak Jokowi sudah bersama PSI dan tidak lagi bersama PDI," kata Bestari kepada wartawan, Sabtu (13/6/2026).
Simak Video "Video: Jokowi Ngaku Sudah Sehat dan Siap Keliling Indonesia, Persiapan 2029?"
(iws/iws)