Internasional

Terungkap Percakapan PM Inggris dengan Donald Trump soal Selat Hormuz

Rolando Fransiscus Sihombing - detikBali
Senin, 23 Mar 2026 15:57 WIB
PM Inggris Keir Starmer. (Foto: Dok. Reuters)
Denpasar -

Perdana Menteri (PM) Inggris Keir Starmer dikabarkan menelepon Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk membahas konflik Timur Tengah. Percakapan keduanya juga membahas urgensi pembukaan Selat Hormuz di Iran.

Dilansir dari detikNews, juru bicara Downing Street mengatakan percakapan kedua pemimpin pada Minggu (22/3) malam itu menyepakati bahwa pembukaan kembali Selat Hormuz sangat penting dilakukan. Hal itu untuk memastikan stabilitas di pasar energi global. Sebab, lalu lintas melalui selat tersebut telah melambat sekitar 95 persen sejak perang Iran dimulai pada 28 Februari.

Starmer kabarnya akan memimpin pertemuan darurat (Cobra), yang dijadwalkan dihadiri oleh Gubernur Bank of England Andrew Bailey. Juru bicara Downing Street mengatakan Starmer dan Trump juga sepakat untuk kembali berbicara membahas dampak perang terhadap biaya hidup.

Seperti diketahui, Iran memblokir Selat Hormuz sejak AS dan Israel menyerang negara itu pada 28 Februari lalu. Sekitar 20 persen minyak dan gas alam cair dunia biasanya melewati selat ini.

Akibat penutupan itu, harga bahan bakar global melonjak setelah perang. Harga minyak mentah naik 45 persen menjadi $106 per barel.



Simak Video "Video: Inggris Ogah Bantu AS di Selat Hormuz, Trump Kesal"


(iws/iws)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork