Hujan deras disertai angin puting beliung menerjang sejumlah wilayah di Jembrana, Bali. Akibatnya, puluhan rumah hingga bangunan tempat suci atau palinggih dilaporkan rusak.
Data yang dihimpun detikBali, wilayah paling parah yang terdampak angin kencang berada di Kecamatan Mendoyo, Kecamatan Jembrana, dan Kecamatan Pekutatan. Meski kerusakan bangunan cukup masif, tidak ada korban jiwa yang dilaporkan dalam musibah tersebut.
"Sesuai data sementara, dampak hujan dan angin kencang ini ada 40 KK (kepala keluarga) yang terdampak dengan tingkat kerusakan bervariasi," ungkap Kapolsek Mendoyo, Kompol I Wayan Sartika, saat dikonfirmasi detikBali, Rabu (21/1/2026).
Kerusakan tersebar di empat banjar di Mendoyo dengan rincian Banjar Anyar Tembles sebanyak 21 KK, Banjar Anyar Kelod (12), Banjar Yeh Buah (4), dan Banjar Pangkung Kwa (3). "Kerusakan mulai dari atap rumah berjatuhan serta bangunan tempat suci keluarga (palinggih) roboh," tambah Sartika.
Selain Mendoyo, angin puting beliung juga mengamuk di wilayah Desa Batuagung, Kecamatan Jembrana. Sejumlah rumah warga di Banjar Batuagung dan fasilitas umum seperti Bale Banjar Taman dilaporkan mengalami kerusakan pada bagian atap.
"Kerusakan pada atap, gentingnya berjatuhan," ujar salah seorang warga, IB Agas Taman.
Simak Video "Video Mencekam! Saat Puting Beliung Terjang Ujungberung Bandung"
(iws/iws)