Besi Penyambung Jembatan di Abiantuwung Tabanan Dikeluhkan Warga

I Dewa Made Krisna Pradipta - detikBali
Rabu, 12 Nov 2025 10:49 WIB
Besi penghubung jembatan di Jalan Denpasar-Gilimanuk di Desa Abiantuwung, Kecamatan Kediri, Tabanan, Bali, yang kerap dikeluhkan pengendara. (Foto: Dok. Istimewa)
Tabanan -

Expansion joint atau besi penyambung pada jembatan di Jalan Denpasar-Gilimanuk, tepatnya di Desa Abiantuwung, Kecamatan Kediri, Tabanan, Bali, dikeluhkan warga karena kerap memakan korban. Sejumlah pengendara beberapa kali terjatuh saat melintas di ruas jembatan itu.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) I.II Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) I Bali, Pramono Yulianto, mengaku akan menurunkan tim untuk mengecek kondisi expansion joint jembatan tersebut. Menurutnya, Satuan Kerja (Satker) Perencanaan dan Pengawasan Jalan Nasional (P2JN) Bali akan mengkaji ulang penggunaan sambungan besi yang melintang di jembatan itu.

"Kami sudah berkoordinasi dengan perencanaan P2JN Bali untuk melakukan survei dan mengkaji ulang terkait penggunaan besi untuk joint memanjang tersebut," kata Pramono Yulianto saat dikonfirmasi detikBali melalui pesan singkat, Rabu (12/11/2025).

Nantinya, Pramono berujar, pihaknya akan melaksanakan rekomendasi dari hasil kajian teknis tersebut. Disinggung mengenai keluhan masyarakat yang kerap terjatuh di jembatan itu, Pramono menyebut kondisi expansion joint pada jembatan masih berfungsi dengan baik.

"Terkait besi yang ada di jembatan atau joint memanjang fungsinya untuk menyambung jembatan yang lama dengan yang baru dan kondisinya saat ini dalam keadaan baik," pungkasnya.



Simak Video "Video Prabowo: Hormati Guru-Jangan Jelekin Orang, Itu Kunci Keberhasilan"


(iws/iws)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork