Ketua DPP PDI Perjuangan, Said Abdullah, mengungkapkan pengukuhan Megawati Soekarnoputri sebagai Ketua Umum (Ketum) PDIP periode 2025-2030 merupakan keputusan bulat peserta kongres. Ia juga menyebut PDIP selalu taat terhadap konstitusi.
Said Abdullah menuturkan Megawati sesungguhnya sudah disetujui kembali menjabat sebagai Ketum saat Rapat Kerja Nasional (Rakernas) V PDIP di Jakarta pada 2024. Menurutnya, Megawati memilih menahan diri terhadap keputusan Rakernas 2024 hingga akhirnya Kongres PDIP digelar tahun ini.
"PDIP itu ketaatan terhadap konstitusi adalah segala-galanya. Walaupun Ibu Mega sudah diminta dalam ketetapan Rakernas 2024, tapi Ibu menahan diri menunggu sesuai keputusan Rakernas 2024 bahwa kongres akan dilaksanakan tahun 2025," ujar Said Abdulah dalam keterangannya, Sabtu (2/8/2025).
Said Abdullah menuturkan rangkaian Kongres PDIP di Nusa Dua, Bali, diawali dengan bimbingan teknis (bimtek) yang diikuti sebanyak 3.106 kader dari seluruh Indonesia. Ia menegaskan seluruh peserta kongres sepakat dan bulat mengukuhkan Megawati sebagai Ketum PDIP periode 2025-2030.
"Hari ini para utusan dari seluruh Indonesia, 38 DPD (dewan pengurus daerah), 514 kabupaten/kota, istilahnya KSB atau ketua, sekretaris, bendahara, berketetapan untuk mengukuhkan sebagaimana hasil Rakernas dalam Kongres untuk melantik dan mengukuhkan Ibu Megawati sebagai ketua umum 2025-2030," imbuhnya.
Simak Video "Video: Said PDIP Nilai Ambang Batas Parlemen Ideal 5,5% hingga 6%"
(iws/iws)