Kebutuhan investasi dalam pembangunan fasilitas pengolahan sampah menjadi energi listrik (PSEL) di Jakarta ditaksir berkisar US$ 1 miliar atau Rp 17,3 triliun
MSCI menunda review indeks saham Indonesia hingga Mei 2026. Pandu Sjahrir dari BPI Danantara menilai ini positif untuk reformasi pasar modal Tanah Air.
Menko Pangan Zulkifli Hasan menyampaikan empat proyek pembangkit sampah menjadi energi listrik (PSEL) atau waste to energy akan groundbreaking pada Juni.