Kanwil DJP Jatim I menyita 284 juta batang rokok ilegal pada 2026, dengan kerugian negara Rp 254,36 miliar. Penindakan meningkat 33% dibanding tahun lalu.
Anggota DPR Said Abdullah dorong kebijakan afirmatif untuk pabrikan rokok golongan III. Ini penting untuk keberlangsungan industri dan penerimaan negara.