Trump memperingatkan bahwa AS siap kembali menyerang Iran "kapan saja", setelah serangan besar-besaran oleh militer Washington menewaskan 19 orang di Iran.
Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa ia tidak akan memaksa Iran ke meja perundingan. Trump pun menyerukan rakyat Iran untuk "bangkit dan berjuang."
Militer Amerika Serikat (AS) mengumumkan pasukannya menggempur target Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) di wilayah Iran pada Selasa (1/9) waktu setempat.