Manchester United tengah berada dalam periode sulit setelah gagal meraih kemenangan dalam delapan pertandingan terakhir. Bek sekaligus kapten Setan Merah, Harry Maguire, menyadari bahwa timnya perlu melakukan perubahan agar bisa kembali ke tren positif.
Dalam delapan laga tersebut, Man United hanya mampu mengamankan tiga hasil imbang, sementara lima pertandingan lainnya berakhir dengan kekalahan.
Kemenangan terakhir Man United terjadi pada 11 September 2026. Saat itu, skuad besutan Michael Carrick tampil dominan dengan mengalahkan Sabah FC dengan skor telak 4-0.
Kondisi tersebut semakin buruk setelah Man United kembali menelan kekalahan pada pertandingan terakhir. Bermain di Old Trafford, Minggu (25/10/2026) malam WIB, Setan Merah takluk 0-3 dari Bournemouth.
Tiga gol Bournemouth dalam pertandingan tersebut masing-masing dicetak oleh Rayan, Marcus Tavernier, dan Evanilson.
Maguire dipercaya mengenakan ban kapten dalam pertandingan tersebut. Kekalahan itu membuatnya menyadari bahwa ada persoalan yang harus segera dibenahi di dalam tim.
Bek asal Inggris tersebut menegaskan pentingnya perubahan agar Man United bisa meningkatkan performa dan kembali mendapatkan hasil positif.
"Jika percakapan tersebut terjadi, hal itu akan tetap bersifat pribadi. Kami ingin berbuat lebih banyak, tampil lebih baik, dan mendapatkan hasil yang lebih baik," kata Maguire dikutip detikSport dari Sky Sports.
Ia juga mengakui bahwa performa Man United saat ini masih belum memenuhi standar yang diharapkan.
"Saat ini performa kami masih jauh dari kata cukup dan harus ada sesuatu yang berubah," kata dia menambahkan.
Tantangan berat pun sudah menanti Man United. Mereka dijadwalkan menghadapi Chelsea, AS Roma, Aston Villa, dan Liverpool dalam pertandingan-pertandingan berikutnya.
Dengan rangkaian lawan tersebut, Man United dituntut segera melakukan pembenahan agar tidak semakin terpuruk. Maguire pun menyadari bahwa perubahan menjadi hal yang tidak bisa lagi ditunda.
Simak Video "Video: Ada Apa dengan Manchester United?"
(nkm/nkm)