Harga Emas Antam Nyaris Rp 3 Juta per Gram, Begini Saran Ekonom

Kartika - detikSumut
Sabtu, 24 Jan 2026 21:30 WIB
Foto: Shutterstock
Medan -

Harga emas belakangan terus meroket secara beruntun, bahkan hampir menembus Rp 2,9 juta per gram akhir pekan ini. Masyarakat pun disarankan untuk mulai berinvestasi di emas batangan, bukan emas perhiasan.

Ekonom Sumut Gunawan Benjamin mulanya menyebut harga yang dinamis ini berpotensi membuat masyarakat ragu untuk membeli emas saat harga tinggi. Terlebih, beberapa toko mas sudah mematok harga Rp 3 juta per gramnya.

"Bagi pedagang emas, kenaikan harga saat ini justru bisa saja membuat mereka tidak memiliki pasokan emas untuk dijual. Karena saat harga emas naik, pedagang tentunya akan mempertimbangkan resiko koreksi (turun)," ungkapnya di Medan Sabtu (24/1/2026).

"Dan kalaupun ada pedagang yang berani membeli di posisi harga yang mahal, maka dia akan mematok margin tinggi untuk mengurangi resiko penurunan," lanjut Gunawan.

Menurut Gunawan, jika harga emas di pasar bisa sangat beragam, dan bisa sangat jauh di atas harga konversi emas dunia dengan mata uang rupiah.

Terkait hal ini, Gunawan menyarankan agar masyarakat yang ingin menabung emas lebih memilih emas batangan ketimbang perhiasan.

"Bagi yang baru akan memulai berinvestasi emas. Direkomendasikan membeli emas batangan ketimbang membeli emas perhiasan. Selanjutnya pastikan bahwa uang yang digunakan untuk membeli emas tersebut merupakan excess fund, atau dana yang tidak terpakai sama sekali. Bukan dana nganggur sementara yang suatu saat digunakan untuk memenuhi kebutuhan tertentu," ujarnya.



Simak Video "Video: 4 Hari Berturut-turut Harga Emas Antam Cetak Rekor Terus!"


(astj/astj)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork