Pemadaman listrik yang melanda sebagian besar wilayah Batam dan sekitarnya, Kepulauan Riau (Kepri) pada hari ini berdampak pada aktivitas masyarakat. Sejumlah pekerja pabrik dilaporkan dipulangkan, pasokan air bersih ikut terganggu, hingga lampu lalu lintas di sejumlah persimpangan padam.
Pemadaman listrik yang terjadi sejak pagi itu turut dirasakan warga di sejumlah kawasan, mulai dari Batam Center, Batu Aji, Tiban, hingga Kabil, Nongsa. Gangguan serupa juga dikeluhkan warga di Kabupaten Bintan.
Indah, seorang pekerja di kawasan Kelurahan Kabil, Kecamatan Nongsa, mengatakan dirinya dipulangkan dari tempat kerja karena listrik padam. Gangguan itu ternyata tidak hanya terjadi di lingkungan pabrik, tetapi juga berlanjut ketika dia tiba di rumah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Iya, kami dipulangkan, karena listrik mati. Sampai di rumah juga lampu mati, air mati," kata Indah.
Pemadaman tersebut membuat aktivitas warga terganggu. Selain penerangan dan peralatan elektronik tidak dapat digunakan, distribusi air bersih di sejumlah wilayah juga ikut terdampak karena operasional pompa Instalasi Pengolahan Air (IPA) membutuhkan pasokan listrik.
Dampak pemadaman juga terlihat di sejumlah ruas jalan di Batam. Lampu lalu lintas dilaporkan tidak berfungsi di beberapa persimpangan, di antaranya Simpang KDA, Simpang Kaliban, Simpang Kabil, dan Simpang BI.
Kondisi tersebut berpotensi mengganggu kelancaran arus kendaraan, terutama pada persimpangan yang menjadi jalur aktivitas masyarakat.
Selain itu, jaringan telekomunikasi di sejumlah wilayah turut mengalami gangguan. Kondisi ini menambah kendala bagi warga yang membutuhkan akses komunikasi di tengah pemadaman listrik.
Gangguan kelistrikan tersebut tidak hanya dirasakan masyarakat di Batam. Hendra, salah seorang warga Kabupaten Bintan, juga mengeluhkan pemadaman listrik di daerah tempat tinggalnya.
Menurut Hendra, listrik di wilayahnya sudah padam sejak pagi. Hingga saat dia memberikan keterangan, belum ada kepastian kapan pasokan listrik kembali normal.
"Listrik mati dari pagi. Belum tahu kapan hidupnya," ujar Hendra.
Sebagai informasi, sistem kelistrikan antara Kota Batam dan Pulau Bintan terhubung (interkoneksi) melalui kabel bawah laut, yang disuplai secara terpadu oleh PLN Batam.
PT PLN Batam menyatakan tengah menangani gangguan sistem kelistrikan yang menyebabkan pemadaman meluas di sebagian besar wilayah Kota Batam dan sekitarnya.
Manager Komunikasi PLN Batam, Yoga Perdana Sulastama mengatakan seluruh tim teknis dan operasional telah dikerahkan untuk mengidentifikasi titik gangguan serta melakukan pemulihan sistem kelistrikan.
"Kami menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas terganggunya pasokan listrik pada pagi hari ini. Saat ini, seluruh tim PLN Batam tengah bekerja secara maksimal untuk mempercepat proses pemulihan sistem kelistrikan. Penormalan dilakukan secara aman, terukur, dan bertahap, sembari terus melakukan investigasi untuk mengetahui penyebab gangguan," ujar Yoga dalam keterangan tertulis, Senin (12/10/2026).
Yoga menjelaskan, proses pemulihan dilakukan dengan mengutamakan keselamatan dan keandalan sistem kelistrikan. PLN Batam juga memberikan perhatian khusus terhadap pemulihan pasokan listrik pada fasilitas vital, seperti rumah sakit dan pusat pelayanan publik, dengan mempertimbangkan kondisi teknis sistem.
Lanjut Yoga investigasi penyebab gangguan masih berlangsung. PLN Batam juga berjanji menyampaikan perkembangan penanganan dan pemulihan listrik secara berkala melalui kanal komunikasi resminya.
"Masyarakat diimbau tetap tenang, mengutamakan keselamatan, serta mengikuti informasi terbaru dari PLN Batam," ujarnya.
Simak Video "Video: Bos PLN Hadap Prabowo, Lapor Listrik di Pulau Jawa Mulai Membaik"
[Gambas:Video 20detik] (mjy/mjy)
