7 Hewan yang Muncul dalam Kisah Para Nabi, Ada Laba-laba hingga Ular

Lusiana Mustinda - detikSumut
Senin, 05 Okt 2026 23:41 WIB
Foto: Daily Mail
Medan -

Kisah para nabi tidak hanya menceritakan perjuangan, mukjizat, dan keteladanan manusia, tetapi juga menyebut sejumlah hewan yang memiliki kaitan dengan peristiwa penting. Hewan-hewan tersebut hadir dalam kisah yang berbeda, mulai dari laba-laba hingga ular, dengan cerita yang menarik untuk diketahui.

Beberapa hewan bahkan memiliki peran yang cukup penting dalam peristiwa yang dialami para nabi. Kisah tersebut menjadi bagian dari sejarah dan pelajaran yang dapat dipetik oleh umat Islam dari generasi ke generasi.

Lantas, hewan apa saja yang muncul dalam kisah para nabi? Dikutip detikHikmah, berikut tujuh hewan yang memiliki kaitan dengan kisah para nabi, mulai dari laba-laba hingga ular yang kisahnya cukup dikenal dalam ajaran Islam.

Deretan Hewan yang Muncul dalam Kisah Para Nabi

1. Semut dalam Kisah Nabi Sulaiman AS

Nabi Sulaiman AS mendapat keistimewaan dari Allah SWT berupa kemampuan memahami bahasa hewan. Salah satu kisah yang berkaitan dengan mukjizat tersebut adalah peristiwa dengan kawanan semut.

Dalam Surah An-Naml, diceritakan Nabi Sulaiman AS bersama pasukannya melewati sebuah lembah yang dihuni kawanan semut.

Seekor semut kemudian memperingatkan semut lainnya agar segera masuk ke sarang. Ia khawatir kawanan semut tersebut akan terinjak oleh pasukan Nabi Sulaiman AS tanpa sengaja.

Mendengar perkataan semut itu, Nabi Sulaiman AS tersenyum dan memanjatkan rasa syukur kepada Allah SWT atas nikmat yang diberikan kepadanya.

Kisah tersebut menunjukkan salah satu keistimewaan Nabi Sulaiman AS sekaligus menjadi pengingat agar manusia bersyukur atas nikmat Allah SWT.

2. Burung Hud-hud dalam Kisah Nabi Sulaiman AS

Selain semut, ada burung hud-hud yang juga memiliki peran penting dalam kisah Nabi Sulaiman AS.

Kisah burung hud-hud tercantum dalam Surah An-Naml ayat 20-28. Saat memeriksa pasukannya, Nabi Sulaiman AS menyadari burung hud-hud tidak berada di tempat.

Burung tersebut kemudian datang dan membawa informasi tentang sebuah negeri yang dipimpin seorang perempuan. Ia juga menyampaikan bahwa penduduk negeri tersebut menyembah matahari, bukan Allah SWT.

Dikutip dari Qashash al-Anbiyaa karya Ibnu Katsir yang diterjemahkan Umar Mujtahid, Nabi Sulaiman AS dianugerahi Allah SWT berbagai keistimewaan, termasuk kemampuan memahami bahasa binatang. Dalam pasukannya terdapat kelompok burung yang menjalankan tugas tertentu.

Kabar yang dibawa burung hud-hud tersebut kemudian menjadi bagian penting dalam kisah Nabi Sulaiman AS dan Ratu Balqis.

3. Ular dalam Kisah Nabi Musa AS

Ular berkaitan erat dengan salah satu mukjizat Nabi Musa AS ketika berhadapan dengan Fir'aun.

Allah SWT mengutus Nabi Musa AS untuk menghadap Fir'aun dan menyerunya agar membebaskan Bani Israil dari perbudakan.

Sebagai bukti kenabian, Nabi Musa AS mendapat mukjizat berupa tongkat yang berubah menjadi ular atas izin Allah SWT.

Ketika Nabi Musa AS menunjukkan mukjizat tersebut di hadapan Fir'aun, para penyihir Fir'aun juga memperlihatkan kemampuan mereka. Mereka melemparkan tali dan tongkat yang kemudian tampak seperti ular.

Namun, apa yang dilakukan para penyihir merupakan tipu daya yang mengelabui pandangan. Sementara tongkat Nabi Musa AS benar-benar berubah menjadi ular atas izin Allah SWT.

Ular tersebut kemudian menelan apa yang dibuat para penyihir. Melihat kejadian itu, para penyihir mengakui kekuasaan Allah SWT dan beriman kepada-Nya.



Simak Video "Video: Momen Pedro Acosta-Alex Marquez Crash di Sprint Race MotoGP Jepang"


(astj/astj)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork