Bupati Sergai Sebut Pertumbuhan Ekonomi Warganya Tinggi tapi Malas Sekolah

Finta Rahyuni - detikSumut
Senin, 21 Sep 2026 19:39 WIB
Foto: Bupati Sergai Darma Wijaya saat memberikan di Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Sergai. (Foto: Finta Rahyuni/detikSumut)
Serdang Bedagai -

Bupati Serdang Bedagai (Sergai) Darma Wijaya menyebut pertumbuhan ekonomi di daerahnya tinggi, namun banyak anak malas sekolah.

Hal tersebut disampaikan Darma Wijaya atau yang akrab disapa Wiwik saat memberikan sambutan dalam kunjungan Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman di Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 di Sergai, Senin (21/9/2026).

Awalnya, Wiwik menjelaskan bahwa Sergai merupakan wilayah yang luas. Dia menyebut Sergai memiliki tiga komoditas utama, yakni kelapa sawit, padi dan ubi kayu.

"Kami juga melaporkan Pak Staf Presiden, Kabupaten Serdang Bedagai hari ini menjadi wilayah dengan luas wilayah cukup luas, kelapa sawit, padi dan ubi kayu. Dari semua itu, kami memiliki luas sawah kurang lebih 30.000 hektae beririgasi. Alhamdulilah, produktivitasnya sudah baik, dan menjadi terbaik di Sumut dua tahun berturut-turut," kata Wiwik.

Wiwik menyebut pertumbuhan ekonomi di Sergai juga sangat baik. Menurutnya pertumbuhan itu juga tidak terlepas dari kerja sama antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat.

"Ini tidak terlepas dari kerja sama antara pusat dan daerah. Tentunya untuk mempertahankan ini, kami butuh banyak dukungan," jelasnya.

Namun, kata Wiwik, pertumbuhan ekonomi itu tidak selaras dengan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pendidikan. Dia menyebut banyak warga Sergai yang memiliki ekonomi yang baik, tapi tidak ingin bersekolah.

"Serdang Bedagai ini terbalik, dia pertumbuhan ekonomi tinggi, tapi harapan anak sekolah rendah. Jadi, banyak uang, rakyatnya malas sekolah kalau saya lihat, khususnya di daerah pinggir pantai," sebutnya.

Untuk itu, Wiwik sangat mendukung adanya Sekolah Rakyat itu. Menurutnya, sekolah tersebut dapat menjaring anak-anak yang tidak mau bersekolah.

Dia mengaku juga mendapatkan informasi soal adanya sejumlah siswa yang pulang dari asrama Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 di Sergai itu. Pihaknya pun berupaya untuk membujuknya agar kembali ke asrama.

"Jadi, mungkin dengan adanya Sekolah Rakyat ini, kami bisa menjaring rata-rata anak yang tidak mau sekolah. Alhamdulillah sudah dapat kurang lebih 300 orang (yang bersekolah di Sekolah Rakyat). Ada juga beberapa yang yang tidak mau sekolah, tapi kita berupaya bagaimana menjemputnya dan mengasih. Agar anak-anak ini bisa tumbuh bersama dengan sekolah-sekolah yang lain, anak-anak yang lainnya," sebutnya.

"Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai siap mendukung serta berkolaborasi dalam setiap proyek strategis pemerintah, khususnya yang berkaitan dengan peningkatan infrastruktur, pendidikan, konektivitas wilayah, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat," tambah Wiwik.



Simak Video "Video: BPS Catat MBG Dorong Kenaikan Sektor Konstruksi dan Makan-Minum"

(fnr/nkm)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork